Bezzecchi Ungkap Alasan Tolak Aprilia

Mario Fritzsche
·Bacaan 2 menit

Ketika mencari penerus Andrea Iannone, yang akhirnya dilarang turun di Kejuaraan Dunia Balap Motor sampai akhir 2023, Aprilia tidak mampu menemukan sosok yang mampu menggantikannya.

Dalam daftar sementara (provisional entry lists) pembalap dan tim untuk MotoGP lansiran Federasi Balap Motor Internasional (FIM) pada Senin (23/11/2020) lalu, Lorenzo Savadori menjadi pembalap kedua Aprilia mendampingi Aleix Espargaro.

Setelah provisional entry lists dikeluarkan, Aprilia mengumumkan bahwa komposisi pembalap itu belum final. Karena tidak adanya alternatif, Bradley Smith – yang digantikan Savadori di tiga balapan terakhir MotoGP 2020 – masih berpeluang untuk menjadi pembalap Aprilia musim depan.

Usai banding Iannone tidak dikabulkan Pengadilan Arbitrase Internasional (CAS), nama Marco Bezzecchi langsung mencuat sebagai kandidat kuat sebagai pengendara Aprilia RS-GP kedua pada MotoGP 2021.

Namun, Aprilia harus membatalkan niat tersebut karena pembalap asal Italia, 22 tahun, itu memilih bertahan di Moto2 musim depan. Pembalap jebolan Akademi VR46 milik Valentino Rossi tersebut bahkan bakal tetap berseragam SKY Racing Team VR46.

Kepada sejumlah media, Marco Bezzecchi mengakui bila Aprilia. Menurut Bezzecchi, Aprilia sangat yakin mampu merekrut saya. Bezzecchi pun merasa sangat tersanjung karena tidak pernah menduga bakal mendapatkan tawaran dari sebuah tim MotoGP.

Pembalap Sky Racing Team VR46, Marco Bezzecchi, diyakini hanya ingin ke MotoGP bersama tim milik Valentino Rossi.

Pembalap Sky Racing Team VR46, Marco Bezzecchi, diyakini hanya ingin ke MotoGP bersama tim milik Valentino Rossi. <span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Pembalap Sky Racing Team VR46, Marco Bezzecchi, diyakini hanya ingin ke MotoGP bersama tim milik Valentino Rossi. Gold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images

Menariknya, Marco Bezzecchi finis di posisi keempat juga di GP Portugal dan menempati peringkat keempat klasemen akhir. Marco Bezzecchi terpaut 21 poin dari Enea Bastianini yang akhirnya menjadi juara dunia Moto2 2020 dan tahun depan ke MotoGP bersama Esponsorama Racing-Ducati.

“Saya ingin melalui kompetisi yang bagus lagi musim depan di Moto2. Jika saya mendapatkan hasil bagus (juara dunia), tawaran dari tim-tim MotoGP pasti akan datang,”ucap Marco Bezzecchi yang beberapa pekan lalu memperbarui kontrak dengan VR46.

“Mohon maaf Aprilia. Jika Anda menghampiri saya lebih cepat, mungkin saya akan membuat keputusan berbeda.”

Target jangka panjang Marco Bezzecchi memang naik ke kelas primer (MotoGP) bersama tim yang dimiliki Valentino Rossi. Sejauh ini, Rossi belum membawa tim miliknya ke MotoGP. Kabarnya, kemungkinan Rossi baru melakukannya pada 2022.