Bharada E dan Istri Ferdy Sambo Dijadwalkan Ikuti Asesmen Psikologi LPSK

Merdeka.com - Merdeka.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah menjadwalkan pemeriksaan asesmen atau penilaian psikologi untuk Bharada E. Permohonan asesmen Bharada E itu diajukan terkait insiden yang menewaskan Brigadir J dalam baku tembak di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo.

"Rencana hari ini assessment psikologis akan kami lakukan (untuk Bharada E) di LPSK," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu kepada wartawan, Rabu (27/7).

Kendati demikian, Edwin belum bisa memastikan kehadiran Bharada E di kantornya. Pasalnya, dia belum menerima konfirmasi kehadiran Bharada E hari ini.

"Kami belum bisa pastikan kehadiran yang bersangkutan. Belum dapat konfirmasi," kata Edwin.

Adapun bila Bharada E tidak hadir, Edwin mengatakan proses asesmen psikologi akan kembali dijadwalkan ulang pada hari selanjutnya.

"Kalau tidak hadir, harus jadwalkan ulang," ucap Edwin

LPSK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Istri Ferdy Sambo hari ini. Namun, kata Edwin, istri Ferdy belum bisa hadir.

"Ibu P juga kami agendakan hari ini, namun berdasarkan surat dari kuasa hukumnya belum bisa hadir," ucap Edwin.

Diketahui, pemeriksaan psikologi menjadi salah satu syarat agar seseorang mendapatkan perlindungan dari LPSK. Selain asesmen, ada tahapan lainnya guna mendapat keterangan lebih detail soal konstruksi suatu peristiwa.

Langkah itu bakal menjadi penilaian LPSK untuk memberikan perlindungan kepada yang bersangkutan. Alhasil, kehadiran Bharada E sangat penting apabila ingin mengajukan permohonan.

LPSK mengabarkan telah menerima permohonan pengajuan perlindungan yang diajukan istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo tanggal (14/7). [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel