Bharada E Luruskan Kesaksian Susi: Tidak Pernah Ada Isoman di TKP Duren Tiga

Merdeka.com - Merdeka.com - Susi, asisten rumah tanggapan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menjadi saksi di sidang Bharada Eliezer. Susi menjadi saksi bersama 12 orang lainnya yang akan memberikan kesaksian di persidangan hari ini.

Bharada E sempat diminta memberikan tanggapan atas kesaksian Susi. Bharada E menyebut Susi banyak berbohong.

Bharada E juga menceritakan keberadaan ajudan di rumah Sambo di Jl Bangka. Menurutnya, rumah itu pernah dijadikan tempat isolasi.

"Mohon izin yang mulia, beberapa waktu lalu beberapa bulan lalu Saudara FS ini terkena terpapar Covid-19 setelah saya terkena covid. Dan ada beberapa ajudan yang terkena covid lalu setelah itu Saudara FS kena covid juga," katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10).

"Dan untuk isolasinya dilaksanakan di kediaman Bangka Yang Mulia, setelah saudara FS terkena covid, setelah itu anaknya perempuan kena covid juga. Dan isolasinya juga di Jalan Bangka dan tidak pernah ada isolasi Duren Tiga," sambung Bharada E.

Sebelumnya, hakim sempat bertanya pada Susi apakah mengenal seluruh ajudan yang melekat pada Sambo. Susi mengaku tidak tahu seberapa dekat sesama ajudan Sambo.

Hakim kembali bertanya, sepengetahuan Susi apakah para ajudan pernah berkumpul atau justru sering beraktivitas sendiri di luar tugasnya. Termasuk kemungkinan para ajudan tinggal bersama di Jl Bangka.

"Saya tidak tahu yang mulia," jawab Susi.

"Apakah semua ajudan tinggal di Jalan Bangka?" tanya hakim Wahyu lagi.

"Saya tidak tahu yang mulia," jawab Susi.

"Terus apa yang kamu tahu? Kamu sambil mikir, kalau kamu mikir itu kamu bohong," timpal hakim.

"Apakah rumahnya sebesar itu sampai kamu tidak mengenali mereka, jangan beralasan kamu di dapur terus," kata hakim mengingatkan Susi. [lia]