Bharada E Masih Trauma usai Terapi Psikologi, Ingin Dipertemukan dengan Orangtua

Merdeka.com - Merdeka.com - Pengacara Bharada E alias Richard Eliezer, Ronny Talapessy mengungkapkan bahwa kliennya melakukan terapi lantaran masih mengalami trauma. Bharada E diketahui ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, usai ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Baik, sekarang posisinya lebih mendekat kepada tuhan, banyak berdoa. Kita kan kemarin melakukan asesement psikolog juga. Terus ada tahapannya kita juga terapi. Kalau kemarin terapinya itu 1,5 jam, terapi soal trauma. Kita lihat masih ada trauma," kata Ronny saat dihubungi, Sabtu (10/9).

Ronny mengatakan akan meminta polisi agar Bharada E bisa dipertemukan dengan orangtuanya. Upaya itu dilakukan Ronnya agar mental Bharada E semakin baik.

"Kita akan minta supaya klien saya bisa dipertemukan dengan orangtua untuk menguatkan mental memulihkan trauma. Nanti kita akan minta ke kepolisan, penyidik," ujar dia.

Namun Ronny mengaku saat ini ingin fokus terhadap pemberkasan Bharade E. "Nanti, kita fokus ke pemberkasan dulu, tapi nanti salah satu pertimbangan sebelum persidangan akan minta untuk bertemu keluarga untuk memulihkan trauma," tutup dia.

Bharada E Telah Jalani Tes Kebohongan

Sebelumnya, Polri telah melakukan pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi kebohongan alias lie detector terhadap tersangka Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf yang terjerat kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J. Hasilnya, ketiganya disebut jujur.

"Barusan saya dapat hasil sementara uji polygraph terhadap RE, RR dan KM, hasilnya 'No Deception Indicated' alias jujur," tutur Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Selasa (6/9).

Menurut Andi, penggunaan lie detector menjadi salah satu pertimbangan penyidik dalam memperkuat temuan fakta dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.

"Uji polygraph sekali lagi saya jelaskan bertujuan untuk memperkaya alat bukti petunjuk," jelas dia. [gil]