Bhayangkara Solo FC Merespons Wacana Pembatasan Pemain Asing di Liga 1 2021

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Solo - PSSI dan PT LIB tengah mematangkan adanya regulasi pemain asing di Liga 1 2021. Rencananya, setiap klub maksimal hanya boleh memakai tiga pemain asing.

Rinciannya, dua pemain non Asia dan satu pemain asing berpaspor Asia. Liga 1 dalam beberapa musim terakhir memiliki komposisi tiga pemain asing berstatus non Asia.

Bhayangkara Solo FC ikut menanggapi wacana tersebut. Manajemen klub berjulukan The Guardians menyebut bahwa wacana yang sedang digagas federasi maupun operator kompetisi itu sebaiknya diberlakukan untuk dua tahun lagi.

"Wacana ini sudah terlambat kalau diterapkan di tahun 2021 ini. Kami sudah terlanjur mengontrak pemain asing dengan komposisi 3 ditambah 1. Atau tiga pemain non Asia dan satu pemain Asia," kata COO Bhayangkara Solo FC, Kombes. Pol. Sumardji, Kamis (29/4/2021).

Sejauh ini, Bhayangkara Solo FC memiliki empat pemain asing, tiga di antaranya adalah Renan Silva (Brasil), Ezechiel N'Douassel (Chad), dan Lee Yu Jun (Korea Selatan). Regulasi pemain asing Liga 1 akan diputuskan dalam Kongres PSSI di akhir bulan Mei.

Mendukung

Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji, saat memperkenalkan pemain baru, Saddil Ramdani, di Mess Bhayangkara, Jakarta, Sabtu (8/2). Saddil menjadi rekrutan terakhir Bhayangkara FC.(Bola.com/Yoppy Renato)
Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji, saat memperkenalkan pemain baru, Saddil Ramdani, di Mess Bhayangkara, Jakarta, Sabtu (8/2). Saddil menjadi rekrutan terakhir Bhayangkara FC.(Bola.com/Yoppy Renato)

Bhayangkara mendukung penuh wacana kuota baru pemain asing untuk Liga 1 musim berikutnya. Bhayangkara Solo FC bertekad memperbaiki catatan prestasi di tahun 2021 yang kurang mengesankan dalam turnamen pramusim Piala Menpora.

Evan Dimas dan kawan-kawan gagal melaju jauh, setelah tersingkir di babak penyisihan grup. Tiket ke babak delapan besar direbut Persija Jakarta dan PSM Makassar, karena Bhayangkara Solo FC finis di urutan ketiga grup B dengan nilai empat.

"Kami mendukung sepenuhnya kalau diterapkan pada tahun 2022," jelas Sumardji.

Video