BI DKI sebut inflasi Jakarta Juli 2022 masih terkendali

Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta menyebutkan inflasi di Jakarta untuk bulan Juli 2022 masih terkendali berkat koordinasi serta berbagai langkah bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi DKI Jakarta.

"Selama Juli 2022, TPID Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai kegiatan untuk mengendalikan inflasi," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Onny Widjanarko di Jakarta, Rabu.

Langkah-langkah yang dilakukan TPID Provinsi DKI Jakarta untuk mengendalikan inflasi, yang pertama, dengan program pangan bersubsidi, pasar murah, dan operasi pasar di berbagai wilayah di Jakarta untuk beberapa bahan pangan pokok.

Kedua penguatan kerja sama antardaerah antara lain untuk komoditas beras dan daging sapi. Ketiga melakukan optimalisasi penggunaan kanal daring oleh BUMD Pangan untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Keempat melakukan peningkatan kolaborasi baik secara G2G dan B2B terutama untuk manajemen stok pangan.

Serta kelima melaksanakan high level meeting dan capacity building dengan TPID pada 21 Juli 2022 untuk merumuskan kebijakan pengendalian inflasi di tengah ancaman risiko krisis pangan, energi, dan keuangan global.

"Ke depan, koordinasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat melalui TPIP dan forum-forum strategis lainnya akan terus diperkuat dalam upaya mendukung pengendalian inflasi DKI Jakarta dan tercapainya sasaran inflasi nasional sebesar 3,0 plus minus 1 persen," tuturnya.

"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) DKI Jakarta pada Juli 2022 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,57 persen secara bulanan (month to month/mtm), lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,32 persen (mtm). Namun masih bisa dikendalikan," kata Onny.

Berdasarkan keterangan BI DKI Jakarta, peningkatan inflasi pada bulan Juli terutama didorong oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau; kemudian kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar; serta kelompok transportasi.

Adapun secara tahunan, inflasi IHK DKI Jakarta pada Juli 2022 tercatat sebesar 3,50 persen (year on year/yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 4,94 persen (yoy).

Sementara itu, secara akumulasi tahun berjalan (Januari-Juli 2022), inflasi tahun kalender di DKI Jakarta mencapai 2,52 persen (year to date/ytd), dan tetap lebih rendah dibandingkan nasional yang ada di kisaran 3,85 persen (ytd) serta terendah dibandingkan provinsi lainnya di Jawa.

Kelompok makanan, minuman dan tembakau pada Juli 2022 mengalami inflasi sebesar 1,05 persen (mtm) yang memberikan andil sebesar 0,24 persen terhadap inflasi IHK.

Inflasi pada kelompok ini terutama bersumber dari komoditas cabai merah (0,09 persen), daging ayam ras (0,04 persen), bawang merah (0,03 persen), dan cabai rawit (0,02 persen) seiring dengan penurunan pasokan akibat gagal panen di daerah sentra karena tingginya curah hujan.

Sementara itu, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami inflasi sebesar 0,56 persen (mtm) dengan andil sebesar 0,12 persen terhadap inflasi IHK.

Inflasi pada kelompok tersebut terutama bersumber dari komoditas bahan bakar rumah tangga (0,06 persen) sejalan dengan meningkatnya harga LPG non subsidi.

Adapun kelompok transportasi juga mengalami inflasi sebesar 0,83 persen (mtm) sehingga memberikan andil sebesar 0,09 persen terhadap inflasi IHK. Inflasi pada kelompok tersebut terutama bersumber dari komoditas angkutan udara (0,05 persen) sejalan dengan kenaikan harga avtur.
Baca juga: TNI siapkan lahan seluas 2,5 ha di Jakbar untuk ketahanan pangan
Baca juga: Sudin KPKP Jaksel dorong urban farming sebagai solusi mahalnya cabai
Baca juga: Jakarta Barat pantau harga bahan pangan secara rutin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel