BI: Inflasi Dua Tahun ke Depan Rendah

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia meyakini inflasi dalam dua tahun ke depan akan tetap rendah dan berada pada kisaran 3,5 - 5,5 persen.

"Perkiraan Bank Indonesia (BI) pada tahun 2012 dan 2013 inflasi tetap rendah, karena ada kecenderungan harga komoditas dunia di luar minyak akan turun sekitar 12,48 persen pada 2012," kata Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI, Perry Warjiyo di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, inflasi hingga akhir 2012 tanpa ada pengaruh kebijakan pemerintah (administered price) akan berada di posisi 3,96 persen.

Sementara jika pemerintah jadi menaikkan tarif dasar listrik (TDL) 10 persen, inflasi akan bertambah 0,2 persen. Sedangkan jika harga harga pembelian pemerintah (HPP) beras dinaikkan, akan menambah inflasi 0,1 persen.

Jika pemerintah jadi mengeluarkan kebijakan pembatasan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, lanjut Perry akan menambah inflasi 0,7 persen.

"Sementara jika yang diambil kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi Rp500 dampak inflasi langsungnya sekitar 0,3 persen," katanya.

Semua tambahan inflasi dari "administered price" itu jika jadi dilansir pemerintah belum akan keluar dari kisaran inflasi yang ditargetkan BI 3,5 - 5,5 persen pada 2012 - 2013.

Dengan perkiraan inflasi rendah itulah, lanjutnya, BI berani memutuskan untuk kembali menurunkan BI rate pekan lalu menjadi 5,75 persen dengan pertimbangan akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan akan melambat karena pengaruh krisis keuangan Eropa.

"Pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan mengarah pada batas bawah 6,3 - 6,7 persen. Jika tidak ada langkah stimulus fiskal dan moneter pertumbuhan ekonomi 2012 diperkirakan 6,3 persen," katanya.

BI juga mengharapkan penurunan BI rate diikuti penurunan suku bunga kredit perbankan yang akan memberikan stimulus bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...