BI: Kenaikan BBM Picu Inflasi 0,79 Persen

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

Jakarta (Antara) - Bank Indonesia memperkirakan pengendalian konsumsi bahan bakar minyak (BBM) melalui kebijakan kenaikan harga untuk mobil pribadi menjadi Rp7.000/liter, akan memicu tambahan inflasi sebesar 0,79 persen.

"Yang kita hitung seumpama yang untuk mobil pribadi naik jadi Rp7.000 baik untuk premium dan solar, maka tambahan terhadap inflasinya 0,79 persen," kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo di ruang pers BI, Jakarta, Jumat.

Perry mengatakan, besaran kontibusi sebesar 0,79 persen tersebut selain dengan asumsi kenaikan harga Rp7.000, juga disertai dengan asumsi kebijakan itu diterapkan di empat kota besar di Indonesia.

"Yang kedua, asumsinya itu diberlakukan di empat kota besar yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Denpasar," ujar Perry.

Sementara itu, terkait opsi kebijakan pengendalian konsumsi BBM lainnya yakni dengan menaikkan harga bagi semua jenis kendaraan baik pribadi maupun umum, Perry mengatakan hal itu akan berdampak langsung terhadap inflasi tergantung dengan jumlah kenaikan harganya.

"Tergantung naiknya berapa. Seumpama pemerintah menaikkan Rp1.000 untuk semuanya ada dampak langsungnya 0,62 persen," kata Perry.

Jika tarif angkutan juga naik, maka secara proporsional akan ada tambahan tekanan inflasi lagi sebesar 0,78 persen.

"Sedangkan kalau ada dampak tidak langsung terhadap komoditas lainnya, maka ada tambahan inflasi 0,23 persen sehingga total inflasinya sebesar 1,63 persen," ujar Perry.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...