BI: Nilai transaki LCS dengan Malaysia dan Jepang berkembang positif

·Bacaan 2 menit

Bank Indonesia menyampaikan nilai transaksi menggunakan mata uang lokal atau Local Currency Settlement (LCS) dengan Malaysia dan Jepang menunjukkan perkembangan yang positif dan meningkat signifikan.

“(Porsi LCS) Di tahun 2020 sudah lebih dari 4 persen dari total perdagangan kita dengan Malaysia, sudah 3 kali lipat dari posisi awal kita 2018 sebesar 1,4 persen,” kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Internasional Bank Indonesia Doddy Zulverdi dalam taklimat media daring, Jumat.

Secara rinci, porsi LCS terhadap perdagangan Indonesia-Malaysia pada 2018 adalah 1,4 persen, lalu naik menjadi 3,6 persen pada 2019, kemudian 4,1 persen pada 2020 dan 2,8 persen pada Januari hingga Maret 2021.

Doddy melanjutkan, pengembangan transaksi LCS rupiah-yen juga sangat menjanjikan meskipun baru diimplementasikan pada awal September 2020. Pada periode September-Desember 2020, rasionya terhadap total perdagangan Indonesia Jepang baru tercatat 0,1 persen, kemudian pada periode Januari Mei 2021 telah meningkat signifikan menjadi 3,4 persen.

Bank Indonesia berharap melalui penguatan kerja sama penyelesaian transaksi dengan mata uang lokal atau LCS dengan Malaysia dan Jepang yang dilaksanakan pada awal Agustus ini, dapat mengakselerasi penggunaan LCS.

“Kita akui angkanya masih kecil dari total perdagangan, tetapi trennya positif dan dengan berbagai langkah penguatan yang dilakukan, kita optimisme ini akan terus meningkat,” ujar Doddy.

Adapun strategi yang dilakukan Bank Indonesia untuk mengembangkan LCS adalah meningkatkan awareness dan minat pelaku usaha melalui kampanye LCS secara komprehensif, joint dissemination dengan otoritas mitra, dan memperkuat fungsi diseminasi, konsultasi, dan edukasi.

Selain juga memperkuat framework LCS Appointed Cross Currency Dealers (AACD), mendorong pengembangan pasar valas non dolar AS, memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait dan otoritas Mitra, termasuk merumuskan insentif dari pemerintah untuk mendorong pelaku usaha memanfaatkan LCS.

Baca juga: Penguatan LCS, transfer dalam rupiah, ringgit dan yen lebih fleksibel
Baca juga: CORE : Perlu upaya bikin rupiah lebih menarik dalam LCS RI-China
Baca juga: BI - Kementerian Keuangan Jepang perkuat kerja sama mata uang lokal
Baca juga: BI-Bank Negara Malaysia perkuat penggunaan rupiah-ringgit

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel