BI Rate Jadi 6,5 Persen

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan suku bunga acuan BI (BI rate) Juli sebesar 50 basis poin atau menjadi 6,5 persen.

Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia, mengatakan kenaikan BI Rate merupakan cara untuk mengatasi dampak pertumbuhan ekonomi global dan menjaga depresiasi mata uang rupiah serta kemungkinan naiknya inflasi.

"Jadi memang untuk menjaga mata uang rupiah dan melihat kondisi eksternal, maka kami menaikkan BI rate untuk berjaga-jaga terhadap dampak inflasi yang bisa naik lebihi ekspektasi kami," kata Agus, Kamis (11/7/2013).

Ia menambahkan, kenaikan ini sudah melihat revisi perekonomian dunia pada 2013 yang tumbuh lebih rendah dari target awal sebesar 3,5 persen menjadi 3,2 persen.

Ia juga melihat kondisi global masih rawan dengan ketidakpastian global yang datang dari sinyal pelambatan Stimulus The Fed yang membuat pelepasan SUN dan Saham senilai 4,1 miliar dollar AS dari Indonesia.

Untuk pertumbuhan ekonomi, Agus masih melihat pertumbuhan ekonomi indonesia pada tahun ini sebesar 5,8-6,2 persen. Prediksi ini masih lebih rendah dari perkiraan awal tahun yang sebesar 6,2-6,6 persen.

Namun ia melihat adanya arus balik pertumbuhan ekonomi kembali pada 2014 di kisaran 6,4-6,8 persen. Kenaikan ini didorong dengan penurunan defisit Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) dari semester sebelumnya karena surplus di transaksi modal dan finansial.

Selain menaikkan BI rate, BI juga menaikkan suku bunga Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (FasBI) sebesar 50 bps menjadi 4,75 persen.

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat