BI: Redenominasi Bukan Pengurangan Nilai Mata Uang

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • 6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Studentpreneur
    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Memulai usaha dari sebuah ide bisnis sederhana sangat cocok untuk dilakukan oleh kita yang belum pernah memulai bisnis sebelumnya. Tidak perlu berpikir terlalu rumit untuk mendapatkan pengalaman bisnis yang berharga. Bahkan hanya dengan mempunyai smartphone, Anda bisa memulai bisnis Anda sekarang juga. Beberapa di antaranya bahkan tanpa modal. Apa sajakah? …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

Semarang (ANTARA) - Bank Indonesia menegaskan bahwa redenominasi tidak akan mengurangi nilai mata uang rupiah, tetapi hanya penyederhanaan dengan hanya membuang tiga angka nol dalam satuan rupiah.

"Redenominasi tidak akan mengubah nilai atau mengurangi nilai mata uang rupiah sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah V Jawa Tengah dan DIY Joni Swastanto di Semarang, Kamis.

Nilai mata uang Rp1.000 berubah menjadi Rp1 setelah proses redenominasi atau Rp1 tersebut memiliki nilai yang setara dengan Rp1.000 tanpa mengurangi harga.

Joni mengaku saat ini di daerah masih banyak masyarakat yang khawatir dengan rencana redenominasi karena takut ada pengurangan nilai dan terjadinya pembulatan nilai.

"Jika selama ini contohnya membeli nasi goreng Rp4.700 setelah ada redenominasi menjadi Rp4,7 dan yang dikhawatirkan masyarakat adanya pembulatan menjadi Rp5," katanya.

Dalam sejumlah acara di beberapa daerah, Joni juga mengaku ada masyarakat yang menyampaikan rasa khawatirnya terhadap rencana penerapan redenominasi.

"Sebenarnya masyarakat tidak perlu khawatir karena dengan redenominasi tidak akan merubah penerimaan maupun pengeluaran," katanya.

Terkait dengan sosialisasi, Joni mengakui bahwa pihaknya sudah menyiapkannya dengan matang tinggal menunggu arahan dari Kantor BI pusat.

"Begitu sudah ada pengumuman resmi atau gongnya, kami akan langsung bergerak," katanya.

Penyederhanaan mata uang yang rencananya membuang tiga angka nol dalam satuan rupiah tersebut akan dilaksanakan dalam beberapa tahap yakni pembahasan RUU Redenominasi pada tahun 2013 sekaligus sosialisasi.

Tahun 2014 hingga 2018, sosialisasi jenis rupiah nominal baru yang akan sama-sama beredar dengan rupiah nominal lama.

Setelah sosialisasi, tahun 2019 hingga 2022 akan dilakukan penarikan rupiah nominal lama atau pemberlakukan redenominasi secara efektif.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...