BI: Redenominasi Bukan Pengurangan Nilai Mata Uang

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

Semarang (ANTARA) - Bank Indonesia menegaskan bahwa redenominasi tidak akan mengurangi nilai mata uang rupiah, tetapi hanya penyederhanaan dengan hanya membuang tiga angka nol dalam satuan rupiah.

"Redenominasi tidak akan mengubah nilai atau mengurangi nilai mata uang rupiah sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah V Jawa Tengah dan DIY Joni Swastanto di Semarang, Kamis.

Nilai mata uang Rp1.000 berubah menjadi Rp1 setelah proses redenominasi atau Rp1 tersebut memiliki nilai yang setara dengan Rp1.000 tanpa mengurangi harga.

Joni mengaku saat ini di daerah masih banyak masyarakat yang khawatir dengan rencana redenominasi karena takut ada pengurangan nilai dan terjadinya pembulatan nilai.

"Jika selama ini contohnya membeli nasi goreng Rp4.700 setelah ada redenominasi menjadi Rp4,7 dan yang dikhawatirkan masyarakat adanya pembulatan menjadi Rp5," katanya.

Dalam sejumlah acara di beberapa daerah, Joni juga mengaku ada masyarakat yang menyampaikan rasa khawatirnya terhadap rencana penerapan redenominasi.

"Sebenarnya masyarakat tidak perlu khawatir karena dengan redenominasi tidak akan merubah penerimaan maupun pengeluaran," katanya.

Terkait dengan sosialisasi, Joni mengakui bahwa pihaknya sudah menyiapkannya dengan matang tinggal menunggu arahan dari Kantor BI pusat.

"Begitu sudah ada pengumuman resmi atau gongnya, kami akan langsung bergerak," katanya.

Penyederhanaan mata uang yang rencananya membuang tiga angka nol dalam satuan rupiah tersebut akan dilaksanakan dalam beberapa tahap yakni pembahasan RUU Redenominasi pada tahun 2013 sekaligus sosialisasi.

Tahun 2014 hingga 2018, sosialisasi jenis rupiah nominal baru yang akan sama-sama beredar dengan rupiah nominal lama.

Setelah sosialisasi, tahun 2019 hingga 2022 akan dilakukan penarikan rupiah nominal lama atau pemberlakukan redenominasi secara efektif.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...