BI Sulsel: Perlu mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru di Sulsel

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Causa Iman Karana mengatakan perlu mendorong sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di Sulsel untuk mendukung sektor unggulan lainnya.

"Sulsel memiliki potensi pariwisata yang tidak diragukan, selain juga memiliki aneka kuliner sebagai pendukung yang tak kalah pentingnya," kata Iman menanggapi potensi Sulsel selain sektor pertanian dan pertambangan, di Makassar, Senin.

Sebagai gambaran, potensi pariwisata di Kabupaten Bulukumba, Sulsel terdapat daerah yang memproduksi perahu phinisi di Kecamatan Bonto Bahari adalah potensi wisata yang sangat menarik bagi pengunjung baik lokal, nasional maupun mancanegara.

Belum lagi, hasil karya dan budaya masyarakat setempat yang dapat membuat perahu Pinisi, kemudian karya tersebut dijual dan digunakan di dalam dan luar negeri oleh pemesannya.

Menurut Iman, bukan hanya potensi dan nilai budaya yang dimiliki, namun juga memberikan efek ganda pada masyarakat dan pemerintah setempat untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Berkaitan dengan hal tersebut, ia meminta kepada pelaku media massa untuk membantu mempromosikan potensi wisata di Sulsel, sehingga ramai dilirik dan dikunjungi.

Head of Republika.co.id Elba Damhuri mengatakan, peran media massa sangat penting untuk membantu pemerintah dan masyarakat mempromosikan potensi pariwisata di Sulsel.

Termasuk mencari potensi-potensi baru yang dapat dieksplorasi di lapangan. Hal ini menjadi peluang untuk menjadi konten menarik bagi pembacanya.

"Terdapat 20 konten atau tema yang selalu dicari di google pencarian, dan sektor pariwisata menjadi konten nomor urut ke-13, sehingga perlu terus digali dan dikreasikan," katanya lagi.

Kemudian potensi pariwisata itu dapat dipilah lagi, sesuai urutan urgensinya yakni wisata tempat, wisata kuliner dan unik spot. Konten tersebut setiap hari dicari orang pada mesin pencarian google.

Potensi itu, dapat menjadi peluang untuk mendapatkan sumber pendapatan dari akses digital melalui media sosial. Apabila semua itu dapat dikolaborasikan, maka pelaku media massa dapat bersinergi dengan penggiat sosial media untuk sama-sama membantu mempromosikan potensi wisata di Sulsel.
Baca juga: Puluhan tukik dilepasliarkan di Pulau Barang Caddi Makassar
Baca juga: Masuk 10 potensi wisata halal, Sulsel hadapi banyak tantangan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel