Biadab, 2 Bayi Mati Ditembaki Teroris Negara Islam Irak dan Syam

Radhitya Andriansyah, Rifki Arsilan

VIVA – Sekelompok orang bersenjata mendatangi sebuah Rumah Sakit Bersalin Medicins Sans Frontieres (MSF) yang dikelola pemerintah Afganistan. Mereka secara tiba-tiba menembakan senjatanya ke arah rumah sakit yang terletak di pusat kota Kabul itu, Selasa 12 Mei 2020.  

Dikutip dari laman Al-Jazeera, Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afganistan, Tareq Arian, mengatakan lebh dari 80 wanita dan bayi telah dievakuasi oleh Pasukan Keamanan Afganistan dari rumah sakit bersalin itu itu.

Menurutnya, pasukan Afganistan sampai saat ini masih terus berusaha melumpuhkan serta mengendalikan serangan yang diduga digencarkan oleh kelompok bersenjata Negara Islam Irak dan Syam ISIL, yang berasal dari lingkungan Dashti Barchi, Kabul.

"Pasukan berusaha untuk menghilangkan para teroris dan mengendalikan situasi," kata Arian yang dikutip VIVA Militer dari Al-Jazeera, Selasa, 12 Mei 2020.

Menurut laporan salah satu jurnalis Al-Jazeera, Massoud Shams, setidaknya lima orang tewas akibat serangan biadab itu. Dari lima orang tewas terbunuh, tiga orang diantaranya adalah wanita dan satu orang anak kecil.

Menurutnya, pasukan tentara Afganistan langsung bergerak cepat untuk mempersempit ruang gerak kelompok teroris itu. Pasukan tentara Afganistan langsung memblokade jalan-jalan masuk menuju rumah sakit tersebut. Sementara, kepulan asap hitam pekat melambung tinggi ke langit Kabul. Suara ledakan dan tembakan terdengar kuat dari sekitar lokasi kejadian.

Untuk diketahui, Ibukota Afganistan, Kabul beberapa bulan terakhir ini sering kali mendapatkan serangan mematikan yang diklaim oleh kelompok ISIL.

Senin kemarin, pasukan tentara Afganistan mengatakan telah berhasil menangkap tiga anggota senior ISIL, salah satunya diduga adalah pemimpin regional kelompok itu.

Pekan lalu juga, tentara Afganistan telah berhasil membunuh dan menangkap beberapa anggota sel ISIL yang diduga bertanggungjawab atas beberapa serangan yang cukup dahsyat di Kabul, termasuk serangan terhadap Kuil Sikh pada bulan Maret lalu.