Biadab, Tentara Israel Hancurkan Rumah-rumah Warga Sipil Palestina

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Israel terus berupaya untuk menganeksasi wilayah Tepi Barat, Palestina. Sejumlah aksi dilakukan dengan mengerahkan pasukan Tentara Pertahanan Israel (IDF), untuk menghancurkan rumah-rumah warga sipil Palestina di wilayah tersebut. Tak hanya itu, militer Israel juga melakukan teror untuk mengintimidasi warga Palsetina.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari Middle East Eye, sebuah insiden terjadi pada Selasa 4 Agustus 2020 pagi waktu Palestina. Sejumlah rumah warga sipil Palestina jadi sasaran penghancuran pasukan Israel.

Sebuah organisasi kemanusiaan Israel, B'Tselem, menyebut bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 07.30 waktu setempat. Sejumlah tentara Israel datang dengan menggunakan kendaraan jip, truk, dan mobil derek militer ke desa al-Muntar, yang dihuni oleh komunitas Badui.

B'Tselem juga melaporkan, ada enam rumah warga Palestina yang dirusak tentara Israel. Akibatnya, 26 orang warga sipil dan 14 orang diantaranta adalah anak-anak, menjadi terlantar akibat aksi biadab tentara Israel itu. Tak hanya rumah, kandang hewan ternak dan tangki air juga dirusak oleh pasukan Israel.

VIVA Militer: Dua bocah Palestina di bawah reruntuhan bangunan
VIVA Militer: Dua bocah Palestina di bawah reruntuhan bangunan

Al-Muntar adalah salah satu dari beberapa desa yang dihuni oleh komunitas Badui di Tepi Barat. Secara berkelanjutan, pasukan Tentara Pertahanan Israel terus mengerahkan pasukannya untuk menduduki wilayah itu.

Kekejaman tentara Israel juga terlilhat di pemukiman warga Havat Gilad, desa Faraata, distrik Qalqilya, Tepi Barat. Menurut laporan Kantor Berita Palestina, Wafa, yang dikutip VIVA Militer, kepala desa wilayah tersebut, Abdel Muneim Shanaa, mengungkap teror yang dilakukan oleh tentara dan warga-warga Israel.

Dua buah mobil disebut Abdel Muneim ditemukan terbakar, dan diduga jadi sasaran perusakan. Salah satunya adalah mobil taksi milik keluarga Nawfal yang baru saja dibeli saat Hari Idul Adha kemarin. Tak cuma itu, tentara dan warga Israel juga mencorat-coret tembok dengan kalimat intimidasi, "Tanah Israel untuk Rakyat Israel."