Bianca menjadi yang terbaik kategori putri IGS I Junior Competition

·Bacaan 3 menit

Bianca Naomi Amina Laksono menjadi yang terbaik dalam persaingan kategori Girls A Intercollegiate Golf Series (IGS) I Junior Competition setelah tampil konsisten pada laga final di Damai Indah Golf PIK Course, Jakarta, Kamis.

Pada hari terakhir, Bianca yang mewakili CGF/JGC kembali mencetak 73 pukulan atau satu di atas par, sehingga secara keseluruhan mengantongi 225 pukulan atau sembilan di atas par.

Bianca mengalahkan Rayi Geulis Zullandari dari PGI Jawa Barat, yang dalam dua hari sebelumnya mendominasi dengan berada di puncak leaderboard.

Namun pada hari terakhir, Rayi gagal mempertahankan posisinya setelah mencetak 76 pukulan atau empat di atas par. Alhasil, dia kalah satu pukulan dari sang juara Bianca.

"Pastinya senang sekali karena bisa memenangkan ajang ini. Memang ada sedikit perasaan bakal menang, tapi saya tidak ingin terlalu berharap dan berusaha bermain sebaik mungkin,” ujar Bianca dalam keterangan resminya usai laga, Kamis.

Sementara pada kategori Boys A, Pegolf PGI Jawa Barat Randy Arbenata Mohamad Bintang keluar sebagai pemenang setelah membukukan 217 pukulan atau satu di atas par.

Baca juga: Randy Arbenata menjadi juara kategori Boys A IGS I Junior Competition

Dia mengalahkan Rayhan Abdul Latief dari CGF/PGI Kabupaten Bekasi yang menorehkan 220 pukulan atau empat di atas par.

Dengan hasil ini, Randy dan Bianca telah merebut kehormatan sebagai peraih Best Gross Overall.

Dalam kesempatan tersebut, Bianca menyambut baik konsep dari Intercollegiate Golf Series yang memberikan kesempatan bagi para pegolf berprestasi untuk mendapatkan jalur prestasi memasuki Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia.

"Menurut saya, konsep kejuaraan ini bagus sekali karena ada orang tua yang mungkin berharap tidak jauh dari anaknya, jadi kita masih bisa berprestasi di dalam negeri dari pada di luar, jauh dari orang tua," kata Bianca.

Sementara itu, salah satu pendiri dari Ciputra Golfpreneur Foundation, S Christine Wiradinata, mengapresiasi antusiasme organisasi alumni, forum rektoriat, pegolf mahasiswa dan para peserta junior dalam program dan ajang seri pertama Intercollegiate Golf Series ini.

”Hal ini telah sesuai dengan visi Intercollegiate Golf Series, yaitu menciptakan semangat kompetisi di antara perguruan tinggi melalui alumni dan pegolf mahasiswa perguruan tinggi masing-masing, sehingga hal ini menjadi inspirasi bagi para pegolf junior melalui jalur prestasi golf dalam dalam rangkaian Intercollegiate Golf Series memasuki perguruan tinggi yang mereka impikan,” jelas Christine.

”Selamat kepada para pemenang yang telah berjuang selama tiga hari bermain tanpa kedi, dengan tantangan angin yang luar biasa. Bagi adik-adik yang belum berhasil memperoleh skor terbaik, tetaplah berlatih dengan baik untuk mempersiapkan diri mengikuti seri-seri berikutnya melalui program Intercollegiate Golf Series ke depannya," pungkasnya

Baca juga: Rayi kokoh di posisi teratas kategori Girls A IGS I Junior Competition

Berikut hasil akhir Girls A Intercollegiate Golf Series (IGS) I Junior Competition
1. Bianca Naomi Laksono (CGF/JGC) - 225 (+9)
2. Rayi Geulis Zullandari (PGI Jabar) - 225 (+10)
2. Sania Talita Wahyudi (CGF) - 228 (+12)
4. Michelle Mogi (PGI Kota Semarang) - 241 (+25)
5. Reicherin Hanslkie (CGF) - 250(+34)
6. Renoctoviana Ramadhiani Said (JCG) - 264 (+48)
7. Cynthia Ong (CGF) - 274 (+58)

Baca juga: Rangkaian turnamen IGS beri kesempatan pegolf muda tambah jam terbang
Baca juga: Pegolf muda hadapi ujian pada hari pertama IGS I Junior Competition

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel