Biar Cepat Laku, Jual Mobil di Situs Online

·Bacaan 1 menit
Aktivitas jual beli mobil di showroom penjualan mobil bekas di kawasan Depok, Rabu (1/7/2015). Menjelang Lebaran, tingkat penjualan mobil bekas hanya meningkat sekitar 10-15%. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Menjual mobil tak semudah seperti membalikan tangan. Anda perlu mencermati cara menjualnya agar tidak rugi dikemudian hari. Berbeda dengan zaman dulu, menjual mobil harus ke dealer atau toko mobil bekas.

Kini, semakin berkembangnya teknologi, kamu bisa menjual mobil secara online. Cukup membuka smartphone, upload foto kendaraan dan memberikan informasi tentang mobil Anda, submit deh. Cukup mudah kan?

Namun, belum tentu aman. dilansir Liputan6.com, berikut tips aman menjual mobil di situs online.

Pilih situs terpercaya

Bisa dibilang saat ini, situs jual beli online mobil sudah menjamur. Nah, kamu bisa pilih situs yang memiliki predikat terpercaya. Hal itu, bisa kamu kerabat atau teman yang sudah pernah menjual mobil.

Selain itu, pastikan situs itu memberikan pelayanan yang terbaik dan memudahkan kamu untuk menjual mobil. Mulai dari pengisian data pribadi kamu dan mobil yang akan dijual.

Selain itu, pilih juga situs online yang cepat tanggap, seperti setelah kamu mengisi data, situs itu langsung merespon untuk verifikasi.

Punya Harga terbaik

Biasanya situs jual beli mobil online akan mengiklankan mobil tanpa memberikan referensi harga terbaik dari mobil kamu. Nah, lebih baik kamu pilih situs yang dapat memberikan informasi harga mobil kamu. Jadi, kamu mendapatkan harga terbaik serta tak perlu pusing mencari harga pasarannya.

Selain harga, pilih situs yang bisa memeriksa mobil kamu. Jadi, kamu bisa mengetahui kondisi mobil kamu terkini dan bisa mempunyai kisaran terhadap mobil itu.

Punya rekanan

Kamu juga perlu memilih situs jual beli online yang mampu memasarkan mobil kamu dengan tepat. Seperti, situs yang memiliki rekanan yang mampu menghubungkan kamu ke dealer-dealer yang sudah terverifikasi. Jadi, Anda tak perlu khawatir saat mobil Anda dipasarkan.

(*)