Biasanya Ada Avanza Hitam di Depan Rumah Maharani

TEMPO.CO , Jakarta - Nama Maharani Suciyono kini tengah menjadi buah bibir. Bukan karena meraih prestasi, melainkan kemunculannya dalam penangkapan Ahmad Fathanah oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa, 29 Januari 2013.

Perempuan 19 tahun ini disebut-sebut berkuliah di Universitas Moestopo Beragama, Jakarta Selatan. Ia pun mengaku berkenalan dengan Ahmad Fathanah tak jauh dari kampusnya, di pertokoan Senayan City. Saat Tempo bertandang ke rumahnya, Ahad, 3 Februari 2013, tidak tersirat kesan kemewahan.

Dia tinggal bersama orangtuanya di rumah dinas SDN Batu Ampar 12, Kramat Jati, Jakarta Timur. Rumah bercat hijau itu berada di halaman muka SDN Batu Ampar 12. Dari pintu gerbang sekolah, rumah bergenting cokelat itu ada di sebelah kanan. Letaknya rada di belakang bangunan kelas yang bertingkat dua.

Kata penjaga parkir, Maharani tinggal di sana karena ibunya, Engkun Kurniasih, mengajar siswa kelas IV. "Biasanya ada mobil Avanza hitam di depan rumah," ujar penjaga parkir itu.

Bangunan yang luasnya sekitar 9x6 meter itu diteduhi rindangan pohon. Seperti pohon mangga dan palem. Sedangkan di hadapan rumah, pagar besi abu-abu berdiri. Sebuah gembok mengunci pagar di bagian parkir mobil yang berkanopi. Sedangkan pintu pagar kecil menuju pintu ruang tamu rumah tak terkunci.

Namun rumah itu sepi. Tidak ada tanda-tanda penghuni di dalamnya. Lampu di bagian luar rumah serta parkir menyala. Penjaga parkir sekolah pun tak menahu ke mana si empunya pergi. "Dari pagi sepi, nggak tahu ke mana," ujarnya.

CORNILA DESYANA

Berita Lainnya:

Peluang Rhoma Irama Jadi Calon Presiden

Mahfud Didukung Jadi Capres Alternatif

Sukses di Pilkada, PDIP-Gerindra Koalisi di 2014?

Mereka Yang Akan Meramaikan Panggung RI-1 2014

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.