Biaya Perawatan Korban Kilang Balongan Gratis, Kata Lucky Hakim

Mohammad Arief Hidayat, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim memastikan bahwa biaya perawatan para korban kebakaran kilang minyak milik Pertamina RU VI Balongan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah setempat.

"Kami punya pelayanan gratis, apalagi pada korban seperti ini; ditangani semuanya, berkoordinasi dengan rumah sakit-rumah sakit. Semua yang masuk diobati," ujar Lucky kepada VIVA, Selasa, 30 Maret 2021.

Lucky memastikan bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak dipenuhi terutama di posko pengungsian.

Pemerintah mencatat, sebanyak 932 orang mengungsi di tiga tempat, yaitu Pendopo sebanyak 320 orang, GOR Bumi Patra 220 orang, dan Masjid Islamic Center Indramayu 392 orang. Pemerintah Kabupaten bekerja sama dengan PT Pertamina, kata Lucky, telah menangani mereka.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat penambahan jumlah korban kebakaran kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan.

Sebelumnya korban luka ringan tercatat sebanyak 14 orang, sedangkan korban luka berat lima orang. Berdasarkan data termutakhir, jumlah korban bertambah: 30 orang luka ringan, 6 orang luka berat.

Menurut Unit Manager Commrel & CSR Pertamina RU VI Balongan Indramayu Cecep Supriyatna, api yang melalap tangki di kilang Pertamina Balongan hingga Selasa pagi belum juga padam.

Dalam pesan singkatnya di Indramayu, Cecep belum menyampaikan secara detail kondisi terkini kilang Pertamina Balongan, namun yang pasti api sudah dapat dilokalisasi agar tidak merambat ke tangki lainnya.

Sumber kebakaran, katanya, juga belum dapat diketahui, karena sampai saat ini api masih menyala, namun dari laporan diduga disebabkan petir.

Kebakaran kilang Pertamina Balongan terjadi pada Senin dini hari, dan sebelumnya, berdasarkan penuturan warga sekitar lokasi, mereka mencium bau yang sangat menyengat pada Minggu malam.

Beberapa jam kemudian warga mendengar dentuman yang sangat keras disertai api yang membakar tangki kilang Pertamina Balongan.