Biayanya Dua Kali dari Jawa, Bahlil Lahadalia Minta Proyek Bandara Siboru Kelar 2022

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia meminta pembangunan Bandara Siboru di Kabupaten Fakfak, Papua Barat selesai pada 2022.

Proyek pembangunan bandara ini diharapkan menjadi prioritas oleh pemerintah daerah karena berhubungan dengan masyarakat.

"Saya sudah minta Pak Bupati Fakfak, urusan-urusan rakyat untuk tolong diselesaikan agar target tahun 2022 bandara ini sudah selesai," kata Bahlil dalam akun instagramnya @bahlillahadalia, Jakarta, Minggu (26/9).

Dia mengingatan jika pemerintah memberikan anggaran besar pada pembangunan bandara ini. Nilainya mencapai dua kali dari anggaran pembangunan bandara di Pulau Jawa.

Itu sebabnya harus menjadi prioaritas. "Dan ini anggarannya tidak main-main, membangun 1 bandara di Papua sama dengan 2 bandara di Pulau Jawa," katanya.

Sebagai putra daerah, dia tidak ingin pemerintah daerah setempat mengecewakan. Apalagi untuk membangun bandara di Fakfak bukan sesuatu yang mudah diperjuangkan menteri yang berwenang.

"Jadi jangan sampai kita mengecewakan Pak Menhub yang sudah susah payah memperjuangkan Bandara di Fakfak," tegasnya.

Bahlil mengaku telah meminta secara khusus agar ada pembangunan infrastruktur di tanah kelahirannya.

Kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dia telah mempresentasikan rencana pembangunan Bandara Siboru.

Dia meminta pembangunan akses infrastruktur menuju bandara tidak menggunakan jalan yang sudah ada. Melainkan membuat akses baru agar sekaligus ada pembangunan kota baru.

"Saya sudah presentasi di depan Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum, untuk tidak pakai jalan yang ada saat ini. Nanti akses jalan lewat atas, agar ada pembangunan kota baru," kata dia.

Dukung Ekonomi

Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia meminta pembangunan Bandara Siboru di Kabupaten Fakfak, Papua Barat selesai pada 2022.
Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia meminta pembangunan Bandara Siboru di Kabupaten Fakfak, Papua Barat selesai pada 2022.

Permohonan tersebut pun mendapatkan persetujuan. Dana dan pembangunan akan mulai berjalan di awal tahun depan.

"Alhamdulillah juga sudah disetujui anggarannya, nanti tahun 2022 Insha Allah sudah mulai jalan," sambungnya.

Adanya pembangunan bandara dan infrastruktur ini diharapkan bisa mendukung berbagai kegiatan ekonomi di Fakfak. Misalnya lalu lintas perpindahan barang dan membuka potensi pariwisata bagi masyarakat setempat.

"Dengan adanya pembangunan bandara di Fakfak ini tentunya kita berharap dapat menjadi penghubung transportasi, perpindahan barang yang lebih lancar serta menghadirkan potensi pariwisata dan ekonomi kerakyatan di Fakfak untuk yang semakin berkembang," kata Bahlil.

Reporter; Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel