Biden kecam perjuangan 'tidak bertanggung jawab' Trump

·Bacaan 3 menit

Wilmington (AFP) - Presiden terpilih AS Joe Biden pada Kamis menuduh Donald Trump berusaha merusak demokrasi ketika petahana itu melanjutkan kampanye untuk membalikkan kekalahannya dalam pemilihan melalui klaim penipuan dan mempengaruhi otoritas pemilihan.

"Trump berada di balik "pesan yang sangat merusak dikirim ke seluruh dunia tentang bagaimana demokrasi berjalan," kata Biden kepada wartawan di negara bagian asalnya, Delaware.

Ditanya tentang seruan Trump kepada para pejabat di Michigan, negara bagian yang dimenangkan Biden pada pemilihan 3 November dengan 155.000 suara, Biden mengatakan itu adalah "insiden lain di mana dia akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu presiden paling tidak bertanggung jawab dalam sejarah Amerika."

"Sulit untuk memahami bagaimana orang ini berpikir," kata Biden. "Saya yakin dia tahu dia belum menang, tidak akan bisa menang dan kami akan disumpah pada 20 Januari."

Trump telah menolak untuk menerima kekalahannya pada 3 November, meskipun lawannya mendapatkan lebih dari enam juta suara.

Biden juga memenangkan suara Electoral College yang pada akhirnya memutuskan siapa yang berhak ke Gedung Putih dengan 306 suara banding 232, termasuk di kemenangan di lima negara bagian yang memilih Trump empat tahun lalu.

Setelah awalnya membuat klaim tidak berdasar atas kecurangan, Trump tampaknya mengubah strateginya untuk meminta negara-negara bagian menolak hasil pemilihan.

Di Michigan, Trump melakukan pembicaraan telepon dengan seorang Republikan yang sebelumnya berkeinginan menolak hasil pemilu di daerah yang didominasi Demokratik, termasuk Detroit yang mayoritas berkulit hitam.

"Dia hanya ingin memastikan apakah saya aman setelah mendapat ancaman," kata ketua Dewan Canvassers Wayne County Monica Palmer kepada Detroit Free Press, merujuk pada informasi pribadi yang diposting tentang dia di media sosial.

Trump juga dilaporkan mengundang anggota parlemen dari Partai Republik Michigan ke Gedung Putih, yang berusaha untuk mencabut gugatan federal yang meminta pengadilan untuk membatalkan pemilihan.

Margin kemenangan Biden di Michigan lebih dari 10 kali lebih tinggi dari Trump ketika dia memenangkan negara bagian itu pada 2016.

Georgia sedang bersiap untuk merilis hasil penghitungan ulang lima juta surat suara yang diperkirakan menunjukkan bahwa Biden adalah kandidat presiden Demokrat pertama yang memenangkan negara bagian di wilayah selatan dalam hampir tiga dekade.

Trump mengirim pengacaranya Rudy Giuliani untuk memberikan konferensi pers pada Kamis di mana dia membaca pernyataan tertulis yang mengklaim aktivitas pemilih yang curang di beberapa negara bagian dan mengatakan akan mengajukan gugatan baru di Georgia.

Giuliani, mantan walikota New York, juga menuduh Demokrat sebagai "penjahat" yang melakukan penipuan besar-besaran di beberapa negara bagian medan pertempuran "untuk mencuri pemilihan dari rakyat Amerika."

"Ini mengubah hasil pemilihan di Michigan jika Anda tidak memasukkan Wayne County," kata Giuliani, yang berulang kali menyeka keringat dari alisnya.

Ketika Giuliani dan pengacara Trump lainnya menguraikan klaim yang mencakup tuduhan keterlibatan komunis, presiden - yang tampaknya menonton di televisi - menulis di Twitter untuk memberi tanda tepuk tangan kepada mereka karena telah menguraikan "kasus penipuan pemilih secara terbuka maupun tertutup."

Chris Krebs, pejabat tinggi keamanan pemilu AS yang dipecat oleh Trump gara-gara ia menyebut pemilu itu paling aman yang pernah ada, menulis di Twitter bahwa konferensi pers itu adalah "acara televisi berdurasi 1 jam 45 menit paling berbahaya dalam sejarah Amerika" dan "mungkin yang paling gila. "

Di Georgia, margin kemenangan Biden
lebih dari 14.000 suara.

Penghitungan ulang yang dimulai minggu lalu dan berakhir Rabu malam mempersempit kesenjangan itu sedikit menjadi lebih dari 12.700 pada Kamis pagi.

Beberapa perbedaan ditemukan di negara-negara yang condong ke Republik, menurut Gabriel Sterling, manajer sistem pemungutan suara Georgia yang membantu memantau apa yang disebut audit tingkat risiko.

Hasil pemilihan yang dianggap sebagai kesalahan manusia dan bukan penipuan, termasuk kartu memori yang tidak dipindai di wilayah Douglas dan Walton, lebih dari 2.700 suara yang hilang di Fayette County, dan 2.600 surat suara dari Floyd County yang tidak dipindai.

Sementara itu Sekretaris Negara Georgia Brad Raffensperger, yang seperti Sterling adalah seorang Republikan, mengatakan tidak ada kecurangan pemilih yang meluas.

"Saya tidak percaya pada akhirnya ini akan mengubah hasil total," kata Raffensperger kepada CNN.