Biden mengecam pendukung Trump yang memepet bus kampanye

·Bacaan 2 menit

Washington (AFP) - Calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden pada Minggu mengecam dugaan provokasi terhadap salah satu bus kampanyenya oleh para pendukung Donald Trump di sebuah jalan raya di Texas dalam sebuah insiden yang dipastikan FBI sedang diselidiki.

Video yang diposting di Twitter menunjukkan beberapa truk yang mengibarkan bendera Trump memepet dan memperlambat bus Biden/Harris.

Para pejabat Demokrat mengatakan, bus yang membawa calon anggota kongres negara bagian Wendy Davis itu menghentikan perjalanannya dan membatalkan dua acara yang sudah direncanakan serta konferensi pers, dengan alasan "masalah keamanan."

Presiden sendiri mencuit video insiden itu Sabtu malam dengan mengatakan, "I LOVE TEXAS."

"Kita tidak pernah mengalami hal seperti ini - setidaknya kita tidak pernah memiliki presiden yang menganggap ini sebagai hal baik," kata Biden kepada para pendukungnya di Philadelphia.

Dia menambahkan bahwa putra presiden, Donald Trump Jr, membuat sebuah video yang mendesak para pendukung agar "maju terus" dan mendapati fakta pasangan Biden, Kamala Harris, mengalami hal yang sama.

"Rakyatku, bukan seperti itu kita. Kita jauh lebih baik dari ini," kata Biden.

Kantor FBI San Antonio mengatakan kepada AFP Minggu bahwa mereka sedang menyelidiki insiden Texas itu tetapi menolak memberikan komentar lebih jauh.

Sebuah SUV milik rombongan kampanye Demokrat dilaporkan dipepet. Tidak ada korban luka yang dilaporkan, dan tidak jelas apakah mereka yang terlibat telah membawa senjata.

Sementara itu, beberapa postingan di Twitter menunjukkan pemandangan kemacetan lalu lintas yang panjang di Garden State Parkway, New Jersey, yang disebut-sebut karena para pengemudi pro-Trump.

Insiden yang dilaporkan itu terjadi di tengah kekhawatiran yang meninggi mengenai penindasan atau intimidasi terhadap pemilih, serta kekerasan pasca pemilu.

Di tengah kekhawatiran yang terus berlanjut itu, para pejabat Demokrat di Floyd County, Georgia, mengatakan pada Minggu bahwa mereka membatalkan acara kampanye setelah mengetahui "kehadiran milisi yang diperkirakan dalam jumlah besar" karena rapat umum malam yang direncanakan digelar Trump di kota Roma, Georgia.

Dan selama kampanye di Michigan, Trump secara eksplisit merangkul tindakan tersebut, dengan mengatakan bahwa warga Texas yang memprotes itu berusaha "melindungi" bus Biden.

"Anda lihat cara orang-orang kami, Anda tahu, mereka melindungi bus ini kemarin," kata dia seraya menambahkan bahwa para pendukung Trump berjumlah "ratusan" kendaraan.

Bus itu terpisah dari kunjungan Harris ke Texas pada Jumat, yang kehadirannya terlihat menunjukkan bahwa Demokrat melihat peluang membalikkan negara bagian yang secara tradisional konservatif itu.

"Ketimbang terlibat dalam percakapan yang produktif ... para pendukung Trump di Texas (Jumat) malah membuat staf kami, rombongan, pendukung, dan lainnya dalam bahaya," kata Tariq Thowfeek, juru bicara kampanye Biden di Texas, kepada Texas Tribune.

Media lokal mengatakan insiden itu terjadi di jalan raya I-35, barat daya Austin, ibu kota negara bagian tersebut.

Texas Tribune mengutip ketua Republik negara bagian itu, Allen West, yang menganggap insiden itu sebagai "berita palsu dan propaganda," menambahkan, "Berhenti mengusik saya."

bbk-to/st