Biden serang kebijakan kesehatan Trump dengan menyebutnya 'ganas'

Oleh Jarrett Renshaw

LANCASTER, Pennsylvania (Reuters) - Calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden pada Kamis mengutuk Presiden Donald Trump karena berusaha keras menghancurkan Obamacare dan menuduh Partai Republik mengancam perlindungan kesehatan untuk jutaan rakyat Amerika di tengah amukan pandemi.

Dalam pidatonya di medan tempur pemilu yang wajib dimenangkan di Pennsylvania, Biden mengecam pemerintahan Trump karena pada Kamis mengajukan gugatan kepada Mahkamah Agung AS agar menyatakan Undang-Undang Perawatan Terjangkau (ACA) yang juga dikenal dengan Obamacare, sebagai ilegal. Undang-undang ini merupakan prestasi legislatif besar pada masa Biden sebagai wakil presiden Barack Obama.

"Ganas, kejam, tidak berperasaan," kata Biden, dan akan memaksa keluarga-keluarga "menjalani hidup mereka terperangkap dalam catok antara warisan kembar Donald Trump: kegagalannya dalam melindungi rakyat Amerika dari virus corona dan perang ganasnya dalam mencampakkan perlindungan kesehatan."

Biden, yang sebagian besar tinggal di rumahnya di Delaware sejak Maret di tengah kekhawatiran virus corona, perlahan-lahan melanjutkan berkampanye.

Trump, lawannya dalam pemilu 3 November, melakukan perjalanan pada Kamis ke Wisconsin, negara bagian suara mengambang lainnya, di mana dia mengunjungi sebuah fasilitas pembuatan kapal dalam upaya menggembar-gemborkan catatannya dalam sektor manufaktur.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan Trump membuntuti Biden di kedua negara bagian itu. Pada Rabu, jumlah kasus virus corona baru di seluruh negeri naik ke rekor tertinggi. Dalam sebuah pernyataan kemudian, Biden juga mengkritik pemerintah Trump karena mengakhiri pendanaan langsung untuk sejumlah situs pengujian virus corona.

Presiden itu mengatakan keputusannya membatasi perjalanan dan mendorong jaga jarak sosial telah turut mengurangi virus, tetapi Amerika Serikat sejauh ini memiliki kasus dan kematian virus corona terbanyak di dunia.

Trump mengkritik biaya dan cakupan Obamacare dan sejak kampanye pemilu 2016 sudah berjanji untuk menggantinya dengan rencana yang lebih baik.

"Presiden akan selalu mendukung cakupan untuk orang-orang dengan kondisi sudah ada sebelumnya (sudah lebih dulu mengidap keluhan kesehatan)," kata juru bicara kampanye Trump, Tim Murtaugh.

Adalah ACA yang melarang asuransi kesehatan membayarkan pertanggungan untuk warga Amerika yang menghadapi kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya.

Kubu Demokrat berharap menyampaikan janjinya dalam membela Obamacare yang merupakan isu pemilu yang telah mereka menggunakan sebagai strategi yang sama pada pemilu sela 2018 untuk memenangkan kendali DPR.

Kubu Demokrat di DPR pada Rabu meluncurkan RUU untuk memberikan kredit pajak lebih banyak kepada perusahaan asuransi penanggung masyarakat berpenghasilan rendah dan dana perawatan kesehatan yang lebih banyak lagi untuk negara bagian. Partai Republik tidak mungkin mendukung RUU ini.

(Laporan Jarrett Renshaw di Lancaster, Pennsylvania, Dan Trevor Hunnicutt di New York; Disunting oleh James Oliphant, Bill Berkrot dan Daniel Wallis)