Biden, Trump berkampanye di negara bagian kunci jelang 3 November

·Bacaan 4 menit

Reading (AFP) - Donald Trump, sang penantang Joe Biden dan pasangan mereka bergerak melalui negara-negara bagian penting di kawasan industri Midwest dan pesisir tenggara pada hari Sabtu untuk menekankan argumen penutup dalam beberapa hari yang hiruk pikuk menjelang pemilihan presiden AS.

Menggunakan beberapa bahasanya yang paling mendesak, Trump memperingatkan tentang "keributan di negara kita" jika tidak ada pemenang jelas yang muncul dengan cepat dalam pemilihan hari Selasa. Ia mengatakan, tanpa bukti, bahwa bisa memakan waktu berminggu-minggu untuk memilah hasil dan bahwa "hal-hal yang sangat buruk" bisa terjadi untuk saat itu.

Sementara itu Biden mengatakan kepada para pendukungnya bahwa ini adalah "saatnya Donald Trump mengemasi tasnya dan pulang."

Menggarisbawahi taruhan tinggi - dan dampak mengganggu dari pandemi virus corona - rekor 90 juta suara awal telah diberikan, dan pemilu kali ini dapat menjadi pemilu dengan keikutsertaan terbesar dalam setidaknya satu abad.

Virus itu telah menewaskan lebih dari 230.000 orang Amerika, menghancurkan ekonomi terbesar dunia tersebut dan menginfeksi jutaan warga AS, yang terbanyak di seluruh dunia.

Pemilu kali ini berlangsung di negara yang terpecah belah dan situasi yang sangat tegang sehingga penjualan senjata melonjak di beberapa daerah. Sejumkah pelaku usaha di beberapa kota, termasuk Washington, telah melindungi lokasi usahanya dengan piranti pelindung, sementara polisi sedang mempersiapkan kemungkinan terjadinya aksi kekerasan.

Trump pada Sabtu memusatkan perhatian di negara bagian utama medan pertempuran Pennsylvania - "negara bagian tempat kisah kemerdekaan Amerika dimulai," katanya di kota kecil Newtown, kota pertama dari empat perhentian di negara bagian itu dalam sebuah upaya terakhir yang hingar-bingar.

Biden membuat penampilan bersama pertamanya dalam kampanye dengan mantan pemimpinnya Barack Obama - mungkin tokob Demokrat paling populer di negara itu - di Flint, Michigan ketika mereka berjuang untuk meningkatkan jumlah pemilih di negara bagian yang dimenangkan Trump dengan selisih tipis pada tahun 2016 .

Sementara itu, Wakil Presiden Mike Pence sedang berkampanye di North Carolina yang terbelah tipis saat pasangan Biden, Kamala Harris berada di Florida, negara bagian lain yang sangat penting.

Pennsylvania telah muncul sebagai salah satu negara bagian utama tahun ini.

Di iring-iringan mobilnya dalam perjalanan ke kawasan pedesaan Bucks County, presiden melewati para pendukungnya yang membawa simbol-simbol pro-Trump. Kerumunan kemudian mencemooh kendaraan yang membawa reporter, yang menjadi target serangan Trump.

Kemudian di Butler, Pennsylvania, dia tiba di kampanye terbesar hari itu sejauh ini dengan lebih dari 5.000 orang berdesakan - beberapa dengan masker tetapi banyak yang mengenakan topi Trump merah.

Dalam sambutannya di sebuah acara di Bucks County, Trump mengecam Biden, mengatakan dia akan menutup industri bahan bakar fosil negara bagian itu.

Presiden mengklaim keberhasilan dalam menciptakan "ekonomi terbesar dalam sejarah negara ini - sejarah dunia" - sementara "negara asing terjun bebas."

Meskipun ada tanda-tanda pemulihan baru-baru ini dari dampamk ekonomi yang disebabkan virus, jutaan orang tetap menganggur.

Kampanye itu dibayangi oleh pandemi yang melonjak, yang bahkan membuat Trump dan anggota stafnya sakit.

Lebih dari 94.000 infeksi baru tercatat pada Jumat di AS - rekor tertinggi baru - dan total kasus melewati angka sembilan juta, menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Berbeda sekali dengan Trump, yang telah meremehkan penggunaan masker oleh Biden dan lainnya, tokoh Demokrat itu dengan cermat mengikuti arahan para ahli kesehatan masyarakat.

Setelah Biden dan Obama muncul pada hari Sabtu sebelum kampanye "drive in" yang berjarak sosial di Flint, mereka berhenti tanpa pemberitahuan di pinggiran Kota Bloomfield Hills sebelum menuju ke Detroit, di mana mereka bergabung dengan penyanyi superstar Stevie Wonder.

Biden memimpin di negara bagian itu dengan hampir tujuh poin, menurut rata-rata jajak pendapat RealClearPolitics. 16 suara elektoral negara bagian dapat memberikan lompatan yang cukup besar menuju total 270 yang dibutuhkan untuk memenangkan Gedung Putih.

Trump, dalam meraih kemenangannya pada 2016, memanfaatkan tingkat partisipasi yang rendah di antara kelompok kulit hitam Michigan. Saat Biden berkampanye dengan presiden kulit hitam pertama negara itu, dia jelas berharap untuk mengubahnya.

Obama menyampaikan sejumlah serangan di Flint dan Detroit, mengatakan 140.000 nyawa warga Amerika akan dapat diselamatkan jika presiden mengambil pendekatan terhadap pandemi sebagaimana yang dilakukan Kanada.

"Ini bukan kontes saling mengejek," kata Obama.

"Ini bukan acara olahraga. Ini hidup atau mati."

Biden berkata, "Kami sudah cukup mendengar kekacauan, cuitan, kemarahan, kegagalan, penolakan untuk bertanggung jawab."

Tim kampanye Biden mengumumkan bahwa dia akan berpidato pada negara itu pada malam pemilihan dari rumahnya di Wilmington, setelah pemungutan suara yang tidak diragukan lagi akan membuat jutaan orang kecewa, tidak peduli siapa yang menang.

Pada hari Jumat, negara bagian melaporkan bahwa sembilan juta penduduk telah memberikan suara, melebihi total tahun 2016, sebuah angka yang mengejutkan.

Harris mengunjungi Texas pada Jumat dalam upaya untuk mengubah negara bagian itu menjadi Demokrat untuk pertama kalinya sejak 1976.

Tetapi Trump berpacu melalui serangkaian kampanye yang melelahkan di hari-hari terakhir dan bertaruh dia dapat memberikan hasil mengejutkan lain - seperti pada tahun 2016.

Trump "telah berbuat lebih banyak untuk negara ini daripada presiden mana pun," kata Jeff Close, yang menghadiri kamanye Trump di Reading, Pennsylvania.

"Dia memegang kata-kata dan janji yang telah dibuat, dia menepati janjinya."