Big Match Liga Italia Juventus Vs AS Roma: Mengingat Selebrasi Nyengir Plus Nyebelin Jose Mourinho

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pelatih AS Roma, Jose Mourinho kembali ke Stadion Allianz untuk pertama kalinya sejak selebrasi kontroversial setelah menang 2-1 atas Juventus ketika menangani Manchester United.

The Special One memprovokasi para penggemar dan pemain Juventus setelah Manchester United bangkit untuk mengalahkan Bianconeri di babak penyisihan grup Liga Champions 2018/2019.

Mourinho, yang memenangkan Treble selama bersama Inter Milan, telah bertukar gerakan dan nyanyian dengan penonton di Old Trafford, dan memutuskan untuk memicu kontroversi. Dia memegangi telinganya dan mengedipkan mata sambil nyengir kepada para penggemar Juve setelah kemenangan 2-1.

“Saya dihina selama 90 menit, saya datang ke sini untuk melakukan pekerjaan saya, tidak lebih,” kata Mourinho kepada Sky Sport Italia setelah pertandingan.

Tapi gerakannya memprovokasi Leonardo Bonucci cs, ketika pemain Timnas Italia itu menghadapi Mourinho di lapangan.

“Saya tidak menyinggung siapa pun pada akhirnya, saya hanya membuat isyarat bahwa saya ingin mendengar mereka lebih keras,” kata Mourinho.

“Saya mungkin seharusnya tidak melakukannya, dan dengan kepala dingin saya tidak akan melakukannya, tetapi dengan keluarga saya yang dihina, termasuk Inter, saya bereaksi seperti ini.”

Pada Senin (18/10/2021) dini hari, pelatih Jose Mourinho kembali ke Stadion Allianz dan mungkin tidak mengharapkan sambutan hangat oleh fans Juventus.

Mengingat Kejadiannya Yuk

Jose Mourinho berselebrasi usai pertandingan melawan Juventus pada pertandingan lanjutan grup H Liga Champions di stadion Allianz di Turin (7/12). MU menang tipis atas Juventus 2-1. (AFP Photo/Isabella Bonotto)
Jose Mourinho berselebrasi usai pertandingan melawan Juventus pada pertandingan lanjutan grup H Liga Champions di stadion Allianz di Turin (7/12). MU menang tipis atas Juventus 2-1. (AFP Photo/Isabella Bonotto)

Manchester United menggapai tiga angka di Juventus Stadium, setelah unggul 2-1 atas tuan rumah. Sempat tertinggal melalui gol Cristiano Ronaldo pada menitke-65, mental Manchester United bangkit usai Juan Mata menyamakan kedudukan, empat menit jelang bubaran.

Kerja keras armada Manchester United pada sisa waktu normal terbayar setelah mereka mendapat gol kemenangan pada menit ke-90. Situs UEFA merilis, gol kedua Manchester United berasal dari gol bunuh diri Leonardo Bonucci.

Seusai wasit asal Rumania, Ovidiu Haţegan meniup peluit panjang pertanda akhir babak kedua, seluruh skuat Manchester United bersorak. Jose Mourinho juga melakukan hal tersebut di bangku cadangan.

Namun, tak berapa lama Mourinho berdiri dari bangku cadangan, lalu berjalan sembari membuka telapak tangan yang ditaruh di daun telinga. Gerakan Mourinho seolah-olah ingin mendengarkan sesuatu dari arah penonton.

Walhasil, gaya bak usai mencetak gol tersebut mendapat reaksi negatif dari penonton dan para pemain Juventus. Bek Juventus, Leonardo Bonucci dan striker Paulo Dybala menjadi dua orang pertama yang mendekati Mourinho.

Nyengir Ikonik

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, bersikap arogan usai mengalahkan Juventus usai laga Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Rabu (7/11), Juventus kalah 1-2 atas MU. (AFP/Isabella Bonotto)
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, bersikap arogan usai mengalahkan Juventus usai laga Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Rabu (7/11), Juventus kalah 1-2 atas MU. (AFP/Isabella Bonotto)

Pada tangkapan layar kaca, terlihat Bonucci yang paling emosional. Ia terlihat beradu argumen dengan Mourinho. Tak berapa lama, beberapa pemain dan ofisial Juventus juga mulai mendekat.

Beruntung pihak keamanan langsung memagari eks arsitek Inter Milan tersebut. Alhasil, Jose Mourinho langsung dibawa ke ruang ganti pemain.

Jose Mourinho seolah memberi kode ingin mendengar reaksi dari para penonton usai pertandingan antara Manchester United versus Juventus selesai. Hal itu memicu kontroversi, yang membuat para fan dan pemain Juventus tak respek terhadap eks pelatih Inter Milan tersebut.

Mourinho berjalan di tengah lapangan Juventus Stadium, sembari tetap meletakkan telapak tangan yang terbuka di samping daun telinga kanannya. Akibat tindakan tersebut, Mourinho dianggap menyulut rasa tak hormat terhadap para pemain dan penonton.

Sumber: Football Italia

Intip Posisi Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel