Bikin Bingung ATPM, Regulasi LCGC Molor Karena Soal Legal

Otosia.com -

Rencana pemerintah untuk segera memutuskan aturan (regulasi) mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) terus molor. Dari janji semula rampung Maret 2013, namun hingga bulan April ini belum memunculkan kepastian.

Pemerintah berdalih mundurnya pengesahan regulasi LCGC lantaran ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dari segi substansi maupun tata bahasa aturan. “Sebenarnya sudah hampir selesai. Hanya tinggal masalah legal, terutama perbaikan soal tata bahasa hukum, bahasa engineering maupun bahasa dagang,” elak Budi Darmadi, Direktur Jenderal Industri Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian.

“Hanya persoalan itu saja. Jadi tidak lama lagi. Mudah-mudahan (keluar) dalam waktu dekat,” tambahnya.

Mundurnya regulasi LCGC dari pemerintah tersebut membuat bingung sejumlah agen pemegang merek yang sudah menunggu dan menyiapkan produk mobil murah. “Tidak hanya kami yang bingung, prinsipal kami di Jepang (Mitsubishi Motors Corporation) juga bingung. Kita belum tahu keputusan pemerintah maunya seperti apa,” tandas Rizwan Alamsjah, Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku ATPM Mitsubishi di Indonesia.

KTB sendiri mengaku sudah mengantisipasi program LCGC dengan menyiapkan Mitsubishi Mirage completely knocked down (CKD) dengan spesifikasi dan harga khusus sesuai regulasi. Namun, karena aturan main dari pemerintah terus mundur KTB terpaksa menunggu.

Selain Mitsubishi, Daihatsu juga tidak habis pikir aturan yang semestinya sudah jadi pada bulan Maret kemarin belum juga keluar hingga sekarang. Padahal awalnya pemerintah paling getol mencanangkan mobil berharga terjangkau dan ramah lingkungan.

“Ini aturannya belum jelas kapan keluar. Saya dengar ada revisi lagi pada beberapa halaman. Tapi kapan selesai kami dari Daihatsu sendiri belum tahu. Tapi pada intinya pabrik Daihatsu sudah siap memproduksi mobil murah Ayla, “ kata Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor.

Terkait dengan LCGC ini, rupanya pihak Suzuki juga telah memiliki mobil murah dan ramah lingkungan ini sejak 2 tahun lalu. Artinya sebelum gembar-gembor program mobil murah keluar Suzuki sudah siap lebih awal. Suzuki sendiri dikenal sebagai produsen mobil-mobil kompak yang mengusung mesin ber-cc kecil serta ramah lingkungan.

Pihak Suzuki sendiri masih enggan berkomentar produk apa yang akan dikeluarkan nantinya untuk mengakomodir program LCGC tersebut. Namun Suzuki sendiri diisukan menyimpan Alto dan A-Star untuk menyambut program LCGC.

"Selama pemerintah belum 'ketuk palu' soal LCGC ini, kami belum bisa memberikan komentar apapun, terkait mobil murah Suzuki,” tegas Endro Nugroho, 4W Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales beberapa waktu lalu.

 (kpl/nzr/vin)

Sumber: Otosia.com

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.