Bikin Buku Anak-anak, Meghan Markle Dituduh Plagiat

·Bacaan 2 menit

VIVA – Baru-baru ini Meghan Markle mengumumkan bahwa ia akan merilis buku anak-anak. Buku karya Duchess of Sussex itu berjudul The Bench dan akan diluncurkan pada 8 Juni 2021. Disebutkan bahwa Meghan terinspirasi oleh hubungannya dengan sang suami, Pangeran Harry dan anak laki-laki mereka, Archie saat membuat buku ini.

Namun, para kritikus online membandingkan buku The Bench dengan buku lain karya penulis buku anak-anak, Corrinne Averiss berjudul The Boy on the Bench, yang diilustrasikan oleh Gabriel Alborozo. Banyak yang berspekulasi bahwa buku Meghan menjiplak karya Corinne.

Corinne sendiri langsung buka suara mengenai isu plagiarisme tersebut. Melalui media sosialnya, ia membela Meghan Markle dan mengatakan bahwa ia tak melihat adanya kesamaan antara bukunya dengan buku Meghan.

Klik halaman selanjutnya untuk tahu lebih banyak.

“Membaca deskripsi dan kutipan terbitan buku baru Duchess, ini bukan cerita yang sama atau tema yang sama dengan The Boy on the Bench. Saya tak melihat adanya kesamaan," katanya, dikutip dari laman US Magazine, Kamis, 6 Mei 2021.

Sebelumnya, Meghan sendiri menyatakan dalam siaran pers buku The Bench yang diilustrasikan oleh Christian Robinson itu lahir dari sebuah puisi yang ia tulis.

"The Bench dimulai sebagai puisi yang saya tulis untuk suami saya pada Hari Ayah, sebulan setelah Archie lahir," kata bintang Suits itu.

Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui berita selengkapnya.

“Puisi itu menjadi cerita ini. Christian (Robinson) dilapisi dengan ilustrasi cat air yang indah dan halus yang menangkap kehangatan, kegembiraan dan kenyamanan hubungan antara ayah dan anak dari semua lapisan masyarakat. Representasi ini sangat penting bagi saya, dan Christian serta saya bekerja sama untuk menggambarkan ikatan khusus ini melalui lensa inklusif," ucapnya menjelaskan.

Sementara dalam deskripsi tentang buku itu tertulis, “Taman bermain itu penuh dengan anak-anak yang bermain, tapi Tom duduk di bangku bersama ayahnya. Dia tidak yakin dia cukup berani untuk bergabung."

“Tom tidak bisa melihat tempat untuk dirinya sendiri diman apun di taman bermain. Bukan di perosotan, atau di bundaran atau di ayunan. Tapi ketika seorang gadis kecil kehilangan boneka teddy-nya, apakah Tom akan berani membantu?” demikian tertulis di deskripsi buku,

Kutipan singkat yang dirilis dari The Bench tampaknya bukan tentang hubungan karakter anak dengan anak lain, melainkan hubungan mereka dengan orangtua. Dalam satu ilustrasi, seorang anak laki-laki menyapa ayahnya dengan mengenakan seragam militer, sementara ibunya mengawasi dari jendela.

Dalam gambar lain, seorang ayah beristirahat di bangku sementara putranya tidur di dadanya. “Harapan saya adalah bahwa The Bench beresonansi dengan setiap keluarga, tidak peduli riasannya, seperti halnya dengan keluarga saya,” tambah Meghan Markle.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel