Bikin Gemas, Balita Dikira Hilang Ternyata Nyamar Jadi Manekin

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ada saja memang tingkah lucu balita. Kadang membuat kesal tapi juga menggemaskan. Seperti yang dilakukan oleh bocah tiga tahun ini.

Sebuah video TikTok yang viral memperlihatkan bocah tiga tahun yang berpura-pura menjadi manekin di sebuah toko hingga membuat orangtuanya mengira putrinya menghilang.

Video berdurasi 10 detik itu memperlihatkan bagaimana sang ibu yang memvideokan tingkah putrinya, Arisya Rania, berdiri mematung menirukan manekin di sekelilingnya. Sayang, aksi lucunya untuk mengelabui sang ibu tidak berhasil karena langsung ketahuan.

Kepada World of Buzz, ibu dari si balita, Nabilla Zallany mengatakan, dia sedang sibuk memilih pakaian Lebaran untuk putrinya saat tersadar putrinya tidak ada di sampingnya. Kemudian, selama lima menit dia mencari Arisya ke sekeliling toko dan menemukan putrinya berada di antara manekin yang dipamerkan di toko.

Hingga kini, video itu sudah ditonton lebih dari 130 ribu di TikTok dan menarik banyak komentar netizen.

"hehe dia lucu sekali duduk diam di sana."

"Lihat bahkan anak-anak sudah bosan dengan covid, sampai dia menyamar jadi manekin."

Pandemi memang membuat banyak anak tidak bisa bebas bermain di luar. Karenanya, kegiatan mereka pun terbatas di rumah. Untuk mengatasi kebosanan anak selama berada di rumah, Kodomo Challenge menghadirkan Shimajiro Play and Learn dengan berbagai aktivitas anak yang bisa dilakukan meski di rumah aja.

Selain sebagai hiburan anak, event ini juga sebagai wadah bagi Si Kecil dalam mengembangkan keterampilan dasarnya, seperti memperkaya kosakata, motorik halus, seni, kognitif, sosialisasi, olah tubuh dan Bahasa Inggris. Mulai dari aktivitas menonton film anak berjudul “Shimajiro dan Nyanyian Paus” sampai Live Event yang disiarkan langsung dari playground kidzooona.

“Kodomo Challenge menyajikan aktivitas selama di rumah untuk anak mulai dari usia 2 tahun ke atas, hal ini bertujuan agar anak bisa mendapatkan pengalaman seru belajar sambil bermain di Shimajiro Play and Learn dengan beberapa tema menarik, seperti bernyanyi dan menari, story reading, crafting hingga eksperimen sederhana,” kata Wakil Presiden Director PT. Benesse Indonesia Akinori Tazume dalam keterangan tertulisnya.

Shimajiro Movie dirancang khusus untuk Si Kecil usia 2-5 tahun, di mana akan ada jeda rehat di tengah film setelah 30 menit. Hal ini disesuaikan dengan rentang atensi dan maksimum durasi menonton anak. Film anak dari Shimajiro dan teman-teman ini akan dibuat secara interaktif dengan adanya properti Megafon Ikan Paus, serta ajakan di dalam film agar saat menonton tidak sekadar duduk dan diam.

Di Live Event ini terdiri dari berbagai kegiatan seperti menari, bernyanyi, bermain tebak-tebakan, berhitung, bereksperimen warna, crafting dengan membuat akuarium, dan bercerita bersama Kakak Rini. Acara hiburan anak ini juga akan dipandu oleh host agar dapat interaktif antara Si Kecil, Shimajiro dan pemandu acara tersebut.