Bikin Ketar-Ketir, Ramalan Baba Vanga untuk Tahun 2022

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Seorang peramal buta yang diduga meramalkan 9/11 dan Brexit telah membuat enam ramalan mengerikan untuk tahun 2022. Baba Vanga, yang kehilangan penglihatannya pada usia 12 tahun, membayangkan bencana alam, krisis air, dan invasi alien pada akhir tahun ini.

Setelah menjadi buta, peramal dari Bulgaria itu mengklaim bahwa dia memiliki hadiah langka dari Tuhan yang memungkinkan dia untuk melihat ke masa depan. Dijuluki Nostradamus dari Balkan, penglihatannya dikatakan 85% benar dan termasuk tragedi Chernobyl, kematian Putri Diana, dan pembubaran Uni Soviet.

Meskipun 2021 menantang bagi seluruh dunia, ramalan Baba Vanga untuk tahun 2022 nyatanya penuh dengan malapetaka dan kesuraman yang berlanjut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ramalan untuk tahun 2022

Baba Vanga (Wikipedia/Creative Commons)
Baba Vanga (Wikipedia/Creative Commons)

Mungkin prediksinya yang paling mudah dipercaya untuk tahun 2022 adalah pengambilalihan realitas virtual dengan orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu daripada sebelumnya di depan layar. Ini semua semakin nyata dengan digaungkannya konsep Metaverse.

Dia juga membayangkan pandemi lain yang mungkin terjadi. Kali ini ditemukan di Siberia, yang disebabkan oleh virus dalam es yang membeku yang akan lepas akibat perubahan iklim.

Sementara itu, ramalan berlanjut dengan banyak kota akan dilanda kekurangan air dengan konsekuensi politik karena negara-negara terpaksa mencari alternatif.

Alien akan menginvasi Bumi

Baba Vanga dijuluki Nostradamus dari Balkan. Ia meramalkan sejumlah kejadian yang konon terbukti (aweita.pe)
Baba Vanga dijuluki Nostradamus dari Balkan. Ia meramalkan sejumlah kejadian yang konon terbukti (aweita.pe)

Tak hanya itu, ia juga meramal bahwa alien akan menginvasi Bumi dengan mengirimkan asteroid untuk mencari kehidupan di Bumi dengan hasil yang tidak bersahabat.

Baba Vanga, yang bernama asli Vangelia Gushterova, juga meramalkan kelaparan di India di mana suhu diperkirakan akan mencapai 50 derajat yang menyebabkan belalang menyerang tanaman.

Makin banyak gempa bumi, banjir, dan tsunami

Baba Vanga memiliki banyak pengikut yang meyakini ramalannya (vangabond.bg)
Baba Vanga memiliki banyak pengikut yang meyakini ramalannya (vangabond.bg)

Peramal yang identik dengan penutup kepalanya itu juga meramal akan ada lebih banyak gempa bumi dan tsunami yang akan terjadi. Selain itu, juga akan terjadi 'serangan banjir yang hebat' di Australia dan sebagian Asia. Banyak orang percaya ramalan Baba Vanga terus menjadi kenyataan setelah kematiannya pada tahun 1996.

Ramalannya selanjutnya termasuk orbit bumi yang berubah pada 2023, astronot bepergian ke Venus pada 2028, dan Muslim memerintah Eropa pada 2043.

Ramalan akhir semesta

Baba Vanga dijuluki Nostradamus dari Balkan. Ia meramalkan banyak hal soal masa depan
Baba Vanga dijuluki Nostradamus dari Balkan. Ia meramalkan banyak hal soal masa depan

Dia juga meramalkan bahwa pada tahun 2046, orang akan hidup lebih dari 100 tahun karena teknologi transplantasi organ.

Pada tahun 2100, dia percaya bahwa malam akan menghilang dan sinar matahari buatan akan menerangi bagian lain dari Bumi. Terakhir, ia meramalkan akhir alam semesta akan terjadi pada 5079.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel