Bikin Mobil Raize Rocky di Indonesia, Modalnya Besar Banget

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Toyota dan Daihatsu sudah empat kali meghasilkan produk mobil kolaborasi di Indonesia, mulai dari Avanza-Xenia, Rush-Terios, Agya-Ayla, dan Calya-Sigra.

Masing-masing model berasal dari segmen yang berbeda, ada yang masuk dalam kategori multi purpose vehicle atau MPV, sport utility vehicle atau SUV, hingga low cost green car atau LCGC.

Kini, kedua perusahaan asal Jepang itu kembali bekerja sama membuat SUV dengan kapasitas lima orang. Kendaraan yang dimaksud adalah Toyota Raize dan Daihatsu Rocky.

Kedua model resmi diluncurkan di Tanah Air pada Jumat kemarin, dan saat ini sudah dipajang di masing-masing diler. Sayangnya, peminat belum bisa langsung membawanya pulang.

Marketing and Customer Relations Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso mengatakan bahwa hal itu dikarenakan proses produksi baru saja dimulai.

“Untuk awalnya, unit yang tersedia akan digunakan sebagai pajangan dan test drive,” ujarnya saat konferensi pers virtual, dikutip VIVA Otomotif Sabtu 1 Mei 2021.

Marketing Director dan Corporate Planning and Communication Director ADM, Amelia Tjandra mengungkapkan, produksi Raize maupun Rocky dilakukan di pabrik PT Astra Daihatsu Motor yang ada di Karawang.

“Saat ini pabrik ADM di Karawang dipakai untuk membuat Sigra dan Ayla. Dengan demikian, pabrik ADM lebih seimbang dalam berproduksi. Pekerja di sana bisa lebih senang, karena mendapatkan lembur sama seperti karyawan di pabrik ADM Sunter,” tuturnya.

Untuk bisa membuat Rocky dan Raize secara lokal, wanita yang akrab disapa Amel itu mengaku bahwa ADM menambah investasi yang cukup besar.

“Penambahan investasi Rp1,7 triliun untuk tooling. Tidak ada penambahan jalur produksi, karena ADM menerapkan sistem produksi fleksibel. Bisa dikombinasi varian model apapun dalam satu jalur, tanpa mengganggu jalur lainnya,” jelas Amel.