Bikin Mobil Tetap Kinclong, Ini Perbedaan Coating dan PPF

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menjaga penampilan mobil agar tetap kinclong dan mengilap, kini tidak lagi susah. Banyak perusahaan yang menawarkan jasa melapisi cat dengan teknik coating.

Material yang digunakan juga semakin canggih, seperti nano ceramic yang memiliki kekuatan tinggi dan diklaim bisa melindungi cat dari oksidasi.

Teknik lainnya yakni dengan menggunakan lapisan mirip kaca film, namun transparan dan diaplikasikan ke bodi. Produk ini dikenal dengan nama Paint Protection Film atau PPF.

Chief Operating Officer PT V-Kool Indo Lestari, Lianto Winata mengatakan bahwa masih banyak pemahaman yang salah antara PPF dan coating, terutama di kalangan masyarakat umum.

"Banyak yang menganggap coating dan PPF itu sama, padahal jelas berbeda. Coating menggunakan bahan kimia pada bodi, sementara PPF melapisi bodi dengan plastik yang tebal dan bening, makanya dikenal juga dengan istilah laminating,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Kamis 8 April 2021.

Lianto menjelaskan, PPF melindungi cat dari kerusakan fisik melalui lapisan film yang tebal dan transparan. Sementara, coating perannya lebih ke arah perlindungan terhadap warna.

Coating itu bukan paint protection, tapi color protection karena fungsinya menjaga warna mobil tetap cerah, namun hanya sementara saja. Saat tersenggol benda atau ketika mencuci mobil, kemungkinan bodi mengalami baret tetap ada,” tuturnya.

Itu sebabnya, Lianto menyarankan untuk menggabungkan kedua teknik itu jika ingin mendapatkan perlindungan yang maksimal. Namun, ia mewanti-wanti agar memilih PPF yang berkualitas karena saat ini produk tersebut banyak ditawarkan dengan berbagai tingkatan.

“PPF dibuat dari bahan thermoplastic urethane atau TPU, memiliki beberapa macam grade. Jika dijual murah, berarti kualitasnya bukan premium. V-Kool PPF memiliki sifat self healing, yang bisa menghilangkan baret halus dengan sendirinya tanpa perawatan khusus,” jelasnya.