Bikin Resah, Kawanan Pelaku Pungli di Wisata Manggrove Forest Park Langsa Ditangkap

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menangkap tujuh pria terduga pelaku pungutan liar (pungli) di tempat ekowisata Manggrove Forest Park Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.

Kapolsek Langsa Barat, AKP Lilik Harwanto, mengatakan penangkapan ketujuh pelaku itu dilakukan berdasarkan laporan warga yang mengeluhkan soal tarif uang parkir di lokasi wisata tersebut.

Dia menyebut, pelaku yang ditangkap itu masing-masing berinisial Saf (33), Tj (34), Tr (33), Hw (24), Wah (26), Th (40), dan Ham (34), mereka berprofesi sebagai nelayan.

"Pungli ini diduga banyak dimanfaatkan oleh pemuda setempat Gampong Kuala Langsa yang bekerja buruh harian lepas menjadi petugas parkir di saat hari-hari lebaran dan hari libur," katanya, Rabu (20/7).

Lilik menjelaskan, dalam karcis parkir yang diterima pengunjung tertulis harganya Rp2.000, tapi warga yang berkunjung ke sana harus merogoh kocek sebanyak Rp5.000.

"Ini tak sesuai dengan karcis yang sudah disediakan pihak pengelola," ujarnya.

Kepada polisi, mereka mengaku per harinya mendapat Rp20 ribu dari hasil pungli. Bahkan, jika di hari libur, pemuda setempat bisa meraup untung Rp50 sampai Rp100 ribu per hari dari hasil pungli parkir di lokasi wisata Manggrove Forest Park Langsa.

"Hasil pungli mereka gunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli rokok," ujar AKP Lilik.

Menurut Lilik, usai dibawa ke kantor polisi, para tersangka kemudian diserahkan ke perangkat gampong untuk dibina. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel