Bila BBM Tak Turun, 5 Juta Buruh akan Mogok Nasional pada November 2022

Merdeka.com - Merdeka.com - Partai Buruh bersama dengan Organisasi Serikat Buruh bakal melakukan mogok nasional pada November 2022 mendatang. Aksi ini dilakukan bila tuntutan untuk menurunkan harga BBM tidak dipenuhi.

"Baru lah puncaknya bila tetap tidak didengar, kami mempersiapkan pada akhir November Partai Buruh bersama organisasi serikat buruh, serikat pertani, nelayan, buruh migran buruh honorer kami mempersiapkan mogok nasional," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal dalam konferensi pers secara daring, Jumat (9/9).

Dia menyebut, buruh yang rencananya mogok nasional ini akan diikuti lima juta buruh yang berasal dari 15 ribu pabrik.

"Mogok nasional ini akan diikuti 5 juta buruh, yang berasal dari lebih dari 15 ribu pabrik. Jadi 5 juta buruh akan turun yang berasal dari 15 ribu pabrik, di 34 Provinsi dan di 440 Kabupaten/Kota serempak mogok nasional, semua sektor industri 15 ribu pabrik 5 juta buruh dari 34 Provinsi, 440 Kabupaten," sebutnya.

"Tuntutannya tetap sama tolak kenaikan harga BBM, tolak omnibus law yang ketiga menaikan upah buruh pada 2023 sebesar 10-13 persen," sambungnya.

Said menegaskan, perjuangan para serikat buruh bersam dengan serikat nelayan dan yang lainnha tidak akan berhenti sampai pemerintah menurunkan harga BBM saja.

"Dan bisa dipastikan pada akhir September itu makin turun harga minyak dunia, seyogyanya secara akal sehat seharusnya diturunkan harga BBM, partai buruh dan organisasi serikat buruh petani nelayan, ada dua sikap," tegasnya.

"Satu pro subsidi, seluruh dunia partai buruh itu pro subsidi yang kedua pro jaminan sosial. Jadi bukan bantalan-bantalan, apa itu bantalan kok orang miskin seolah dipermainkan oleh angka. Kita enggak butuh bantalan, yang kita butuh adalah tidak ada kenaikan BBM, upahnya dinaikan, daya beli ditingkatkan, bukan bantalan upah, dan jaminan sosial itu diberikan. Jadi BLT bansos itu tidak bermanfaat dalam situasi ketika daya beli sudah turun di bawah 30persen," sambungnya.

Bentuk Mogok Nasional

Aliansi buruh akan melaporkan rencana mogok nasional November 2022 itu ke aparat keamanan. Dia meyakini aksi mogok nasional ini telah dijamin oleh UU.

"Tapi secara konstitusionalnya dasar hukum pemogokan nasional akhir November atau awal Desember adalah UU nomor 9 tahun 1998 menyampaikan pendapat di muka umum nanti, kami akan lapor pemberitahuan ke aparat keamanan bahwa kita akan mogok nasional," jelasnya.

Said menambahkan, bentuk mogok ini adalah buruh akan menyetop kegiatan produksi sambil menunggu hasil perundingan dengan perusahaan dan pemerintah.

"Bentuk mogok nasional adalah setop produksi, jadi nanti akan didahului oleh perundingan-perundingan upah dan perundingan keberatan naik BBM di setiap perusahaan. Kan deadlock tuh karena pasti enggak akan tercapai titik temu, maka kita persiapkan setop produksi mogok nasional diumumkan secara resmi, dan juga mengikuti aturan-aturan yang berlaku, tidak anarkis. Jadi setop produksi seluruh karyawan keluar dari pabrik, duduk di dalam atau di depan gerbang pabrik, sebagian mungkin ada yang ke kantor-kantor pemerintah," tutupnya.

BBM Naik

Seperti diketahui, pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan harga BBM pada Sabtu (3/9). Penyesuaian harga baru BBM dimulai pada pukul 14.30 WIB.

"Ini berlaku satu jam sejak saat diumumkannya penyesuaian harga ini jadi akan berlaku pada pukul pada 14.30 Waktu Indonesia Bagian Barat," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif saat konferensi Pers di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (3/9).

Berikut harga BBM usai diumumkan kenaikan harga;

1. Pertalite dari Rp7.650 perliter menjadi Rp10.00 per liter.

2. Solar subsidi dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter.

3. Pertamax non subsidi dari Rp12.500 perliter menjadi Rp14.500 per liter. [ray]