Billboard Ultah Jungkook BTS di Pakistan Diberangus, Dianggap Promosikan LGBT

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Islamabad - Keinginan penggemar Jungkook BTS di Gujranwala, Pakistan untuk merayakan ultah sang idola pada 1 September lalu, berakhir dengan kepahitan. Awalnya, mereka memasang papan reklame atau billboard besar di jalan.

Dalam billboard jumbo ini Jungkook tampil necis dengan jas, dengan latar belakang warna kuning polos. "Happy 24th Birthday. Jungkook BTS," begitu tulisan yang tertera.

Hanya saja, billboard ini diturunkan tak lama setelah berdiri. Pasalnya, ada yang menganggap bintang K-Pop ini telah mempromosikan LGBT, diwartakan Allkpop, Senin (6/9/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tuding BTS Beri Pengaruh Buruk

Billboard ultah Jungkook BTS. (Foto via Allkpop)
Billboard ultah Jungkook BTS. (Foto via Allkpop)

Sosok yang menentang keberadaan billboard ini adalah Furqan Aziz Butt, seorang kandidat dewan dari Jamaat-e-Islami.

"Di kota ini, kita memiliki banyak anak muda dan BTS memberikan pengaruh buruk kepada mereka. Mereka mendorong anak muda melakukan perbuatan salah dan mempromosikan homoseksualitas," tuturnya.

Tak cuma itu, ia menekankan hanya ada satu "army" di negara tersebut yakni tentara Pakistan.

Diturunkan pada Hari yang Sama

Jungkook. (Foto: Instagram/ jungkook_bighitentertainment)
Jungkook. (Foto: Instagram/ jungkook_bighitentertainment)

Younus Mughal, sang pengusaha yang memiliki billboard ini, mengatakan bahwa iklan tersebut seharusnya dipajang selama dua hari.

"Kami menurunkannya pada sore hari yang sama. Saat kami melihat iklan itu kala menurunkannya, kami tak mengerti kenapa, [billboard-nya] cuma menunjukkan wajah seseorang. Furqan Aziz Butt dari Jamaat-e-Islami menyuruh kami menurunkannya secepatnya," tutur Younus Mughal.

Kekecewaan ARMY

BTS. (Twitter/ bts_bighit)
BTS. (Twitter/ bts_bighit)

Para penggemar BTS tentu saja kecewa berat dengan langkah ini. Zainab Zaman, seorang ARMY dari Islamabad, Pakistan, mengungkapkan kekecewaan dan rasa heran soal tuduhan Furqan saat diwawancara oleh Vice.

Tanpa Kalimat Vulgar

"Seorang politikus tiba-tiba muncul dan berkata BTS mempromosikan homoseksualitas dan menyebarkan hal vulgar. BTS tak pernah mengucapkan lirik vulgar dalam lagu-lagu mereka. Mereka hanya mengutarakan tentang mencintai diri sendiri, dan hidup bahagia," tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel