BIN Harus Informasikan Rekam Jejak Calon Anggota BPK

  • Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Merdeka.com
    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyiapkan sanksi untuk Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam masalah pemanfaatan panas bumi menjadi sumber energi listrik. Menurut Dahlan, energi panas bumi atau geotermal selama ini tidak dimanfaatkan karena ada ketidakcocokan harga antara PLN dan Pertamina. …

  • Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNnews.com
    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNNEWS.COM - Hasil survey standar hidup baru yang dilakukan oleh Ipsos Business Consulting Indonesia cukup mengejutkan …

  • Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Studentpreneur
    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Bayangkan betapa bahagianya kalau Anda berhasil membuat puluhan juta orang tertawa, namun juga mendapatkan uang sampai puluhan milliar rupiah? Ray Chan, anak muda dari Hong Kong berhasil mewujudkannya dengan menciptakan situs komedi populer 9GAG. Tanyalah pada anak muda yang berusia di bawah 30 tahun, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung setia 9GAG. Bahkan, saking populernya di Indonesia, sampai ada situs-situs lokal yang berusaha menjadi 9GAG-nya Indonesia. Saat ini, 9GAG dikunjungi oleh …

TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Advokasi & Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Uchok Sky Khadafi mengatakan Badan Inteligen Negara (BIN) seharusnya menjadi sumber informasi utama Dewan Perwakilan Rakyat sebelum memilih pejabat publik termasuk Anggota Badan Pemeriksa Keuangan. "Walau tidak disuruh, BIN seharusnya memberikan informasi ke DPR. DPR butuh banyak informasi," kata Uchok kepada Tempo, Ahad, 9 Juni 2013.

Uchok menjelaskan, DPR harus punya alasan kuat dalam memilih Anggota BPK, apalagi ada beberapa calon yang rekam jejaknya abu-abu. Satu di antaranya, Mantan Deputi BUMN Muchayat. Nama Muchayat disebut-sebut sejumlah pihak punya peran besar dalam kemenangan Adi Karya atas proyek Hambalang. Majunya Ketua Umum Organisasi Masyarakat Barisan Indonesia (Barindo) disebut-sebut atas dukungan Partai Demokrat.

"Kalau dia mendaftar BPK jadi mencurigakan. Audit BPK bisa menjadi data di pengadilan oleh penegak hukum, termasuk perhitungan kerugian negara. Nanti dia masuk, kerugian negara proyek Hambalang hilang, bisa berabe," ujarnya.

Meski masa jabatan Anggota BPK yang diemban kemungkinan hanya 1 tahun 4 bulan, melanjutkan masa jabatan Taufikurrahman Ruki yang baru pensiun, tapi Uchok menilai periode waktu itu rentan. Audit Hambalang belum selesai dan menjelang Pemilu 2014. Ia-pun meminta DPR mempertimbangkan baik-baik konflik kepentingan para calon.

Soal rekam jejak Muchayat, Uchok menjelaskan, tanpa data dari BIN-pun, DPR sudah cukup dapat informasi. "Sudah banyak disebut-sebut sebagai aktor sesungguhnya dalam Hambalang, seharusnya DPR pikir panjang untuk meloloskan," katanya, termasuk anggota DPR dari Fraksi Demokrat. "Saat ini citra Demokrat lagi sedikit-sedikit naik, karena sorotan sedikit. Kalau (Muchayat) dipilih Demokrat, Demokrat yang disalahkan," katanya.

Sebelumnya, Tempo memperoleh informasi, beberapa tahun lalu, BIN sempat menginformasikan rekam jejak Muchayat pada Pemerintah. Ketika itu, Pemerintah tengah mencari pengganti Menteri BUMN Sugiharto. Muchayat gagal maju lantaran diketahui terkait belasan kasus.

MARTHA THERTINA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...