BIN Jelaskan Kronologi Gugurnya Kabinda Papua Brigjen Putu

Bayu Nugraha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua Brigjen TNI Putu IGP Dani NK gugur dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata atau KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. BIN menjelaskan kronologi gugurnya Putu IGP Dani.

Dalam keterangan tertulisnya, Juru Bicara BIN, Wawan Purwanto mengatakan aksi kontak tembak senjata terjadi antara Satgas BIN dengan kelompok KKB. Saat itu Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri tengah melakukan patroli menuju Desa Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

“Pada hari Minggu, tanggal 25 April 2021, Satgas BIN Bersama dengan Satgas TNI-Polri melakukan perjalanan menuju Kp. Dambet Distrik Beoga Kab. Puncak dalam rangka observasi lapangan dan pengejaran Bersama Pasukan TNI-Polri untuk Pemulihan Keamanan di sekitar SDN Dambet dan Honai Milik Benert Tinal (Kepala Suku Distrik Beoga) yang dibakar pada tanggal 17 April 2021 serta untuk memotong Pergerakan Pok KSB ke Illaga,” kata Wawan Purwanto.

Saat melakukan perjalanan itu, sekitar pukul 15.50 WIT, Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri dihadang oleh kelompok KKB. Aksi baku tembak pun terjadi di sekitar gereja Desa Dambet, Beoga, Puncak.

“Akibat kontak tembak tersebut mengakibatkan korban dari Satgas BIN, Kabinda Papua Papua Brigjen Pol. Putu Danny Nugraha Karya tertembak di bagian belakang kepala dan tembus depan kepala yang mengakibatkan Gugur sebagai Kusuma Bangsa,” jelas Wawan.

Lebih lanjut, Wawan menegaskan gugurnya Kabinda Papua menandakan BIN bersikap proaktif dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Hal itu juga sesuai perintah dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.

“Hal ini menandakan BIN bersikap proaktif dalam menjaga stabilitas keamanan Papua. Patut diapresiasi Semua ini karena Kepala BIN Jenderal Prof. Dr. Budi Gunawan serius dalam penanganan Papua agar tetap menjadi bagian NKRI,” katanya.

Baca juga: Pelaku Penembakan Kabinda Papua Disebut Ulah KKB Lekagak Telengen