Bina Marga PUPR: Progres fisik dukungan KTT G20 Bali capai 75 persen

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR menyampaikan progres fisik untuk dukungan acara internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali mencapai 75,62 persen hingga 29 Agustus 2022.

"Untuk dukungan acara internasional KTT G20 di Bali yang dialokasikan pagu anggaran sebesar Rp391,6 miliar, dengan progres fisik 75,62 persen," ujar Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI sebagaimana dipantau secara daring di Jakarta, Rabu.

Adapun untuk progres keuangan, lanjutnya, mencapai 42,63 persen dari pagu anggaran sebesar Rp391,6 miliar.

Sedangkan progres fisik untuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang juga akan menjadi lokasi pertemuan KTT G20, mencapai 97,88 persen.

Adapun untuk progres keuangan terkait TMII mencapai 78,79 persen dari pagu anggaran sebesar Rp127,6 miliar.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mendorong peningkatan infrastruktur untuk mendukung kegiatan KTT G20 pada akhir tahun ini.

Basuki menjelaskan pihaknya mendapatkan tugas untuk mempersiapkan infrastruktur serta memperindah di Bali dan TMII.

Untuk rehabilitasi yang dilakukan di TMII meliputi hampir seluruh lokasi, mulai dari danau archipelago yang memuat miniatur pulau-pulau Indonesia, gedung-gedung pertemuan, jalan-jalan hingga lapangan parkirnya.

Sementara itu, untuk persiapan infrastruktur di Bali, Kementerian PUPR mendapat tugas memperbaiki ruang VIP di Bandara Ngurah Rai serta membuat kebun pembibitan (nursery) mangrove dan bendungan muara.

KTT G20 merupakan pertemuan puncak yang dihadiri seluruh kepala pemerintahan/negara anggota G20. Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Forum ini diyakini merepresentasikan lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia.

Baca juga: G20 RI kumpulkan 1,3 miliar dolar AS Dana Perantara Keuangan

Baca juga: Luhut nilai KTT G20 momentum transisi ke penggunaan kendaraan listrik