Binance gelar Blockchain Week 2022 di Paris

Platform kripto Binance pada Selasa mengumumkan gelaran Blockchain Week 2022 edisi kedua siap dihelat pada 14 - 16 September di Paris dengan total pengunjung yang dibatasi hanya 4.000 tiket.

Dilansir laman Investing, fokus utama Blockchain Week 2022 di Paris akan berpusat pada teknologi Web3, di mana Binance sudah melakukan pemanasan dengan melontarkan pertanyaan di Twitter, “Apa contoh penggunaan Web3 favorit Anda?”

Baca juga: Binance adopsi pendekatan pengguna untuk optimalkan keamanan kripto

Selain itu, terdapat forum diskusi yang terbuka untuk semua pengguna Binance dengan pendaftaran yang dimulai pada akhir Agustus ini.

Binance Blockchain Week 2022 terbagi dalam empat bagian utama, pertama adalah "Kerangka Kerja dan Fondasi" yang menunjukkan sejumlah pilar yang diperlukan agar teknologi blockchain bisa diadopsi di Prancis secara nyata.

Bagian itu akan membahas peraturan atau perundang-undangan pemerintah terkait mata uang kripto dan teknologi blockchain.

Kedua, "Keberanian" yang mengulas makna filosofi di balik pembuatan proyek Web3 di seluruh dunia, arti penting Binance Charity yang memfasilitasi aktivitas amal di benua Afrika, serta edukasi yang diperlukan untuk melakukan pembangunan secara berani.

Baca juga: Aspakrindo sebut pekerja blockchain tumbuh 43 persen pada Juni 2022

Ketiga, "Konvergensi Budaya Web3" yang meliputi aspek fashion, musik & seni yang terus berkembang di Web3 seiring maraknya kolaborasi antarperusahaan.

Terakhir adalah "Dunia yang Didukung oleh Web3". Bagian itu akan membahas proyeksi konsep yang akan menjadi kenyataan dalam waktu dekat, kemudian ditampilkan sebagai contoh bagaimana teknologi blockchain dapat mengubah dunia agar menjadi lebih baik. Mereka juga memberi contoh Solana Spaces yang baru saja membuka kantor pusat 'Web3' di New York.

Setelah dua hari konferensi, akan ada acara Binance Super Meet-Up pada hari ketiga gelaran Blockchain Week 2022 di Paris.

Baca juga: PINTU kenalkan investasi kripto lewat film "Mencuri Raden Saleh"

Baca juga: Kemendag dukung aset kripto Indonesia berdaya saing

Baca juga: Platform utilisasi kripto pertama di Indonesia diluncurkan