Binotto: Ferrari Tak Punya Peluang Perebutkan Titel Musim Depan

Muhamad Fadli
·Bacaan 1 menit

Formula 1 2020 menjadi musim terburuk bagi Ferrari sejak 1980, dengan finis di posisi keenam dalam klasemen konstruktor.

Tidak ada harapan besar untuk 2021, meski mereka yakin dapat melakukan peningkatan besar selama musim dingin.

Hal itu disebabkan tak ada perubahan besar pada tahun depan karena aturan pembekuan mesin dan sasis yang diberlakukan oleh FIA. Itu dilakukan demi mengatasi krisis finansial seluruh tim F1 akibat pandemi Covid-19.

Namun, setiap tim masih diizinkan melakukan perubahan pada aerodinamika. Selain itu, F1 juga kembali memberlakukan sistem token yang sudah ditinggalkan pada 2017.

Mulai tahun depan, seluruh tim memiliki dua token untuk memodifikasi power unit. Meski hal tersebut tak disukai oleh beberapa tim.

“Tim mampu mengakhiri musim di tempat kedua dalam lima tahun terakhir, kecuali pada 2016, di mana kami finis di posisi ketiga,” kata Binotto kepada Motorsport.com.

“Jadi, saya pikir poisi ketiga tidak sepenuhnya mustahil. Saya pikir setidaknya itu menjadi tujuan minimum kami untuk musim depan.”

Charles Leclerc, Mattia Binotto dan Carlos Sainz Jr. di markas besar Ferrari

Charles Leclerc, Mattia Binotto dan Carlos Sainz Jr. di markas besar Ferrari<span class="copyright">Ferrari</span>
Charles Leclerc, Mattia Binotto dan Carlos Sainz Jr. di markas besar FerrariFerrari

Ferrari