Bintang Irlandia James Lowe bersiap hadapi 'si buas' Inggris

·Bacaan 3 menit

Dublin (AFP) - James Lowe melakukan debut yang mencetak try untuk Irlandia saat menang atas Wales tetapi dia mengatakan tantangan yang lebih berat sudah menunggu dalam pertemuan dengan Inggris pada Autumn Nations Cup, Sabtu, mengingat Inggris adalah "si buas yang sama sekali berbeda".

Wing kelahiran Selandia Baru berusia 28 tahun itu pasti akan menghantui Inggris mengingat dia tampil bagus dalam pra-pertandingan melawan Wales yang tidak tampil bagus.

Lowe memberikan elemen yang tidak dapat diprediksi kepada lini belakang Irlandia yang tidak mereka miliki dan sama-sama kuat di pertahanan.

Namun demikian Lowe memperkirakan hari yang lebih berat di Twickenham bahkan jika itu diadakan secara tertutup.

"Ini akan menjadi si buas yang sama sekali berbeda," kata dia dalam konferensi pers, Senin.

"Jangan salah sangka, Wales jelas tim internasional yang sangat kuat tetapi tidak tampil bagus akhir-akhir ini."

"Tapi ini adalah si buas yang sama sekali baru. Bermain melawan Inggris di Twickenham ... itu luar biasa.

"Secara emosional, fisik dan mental jika kita mendapatkan semua duck kita berturut-turut, saya melihat tidak ada alasan kita tidak bisa pergi ke sana dan menaklukkan mereka."

Walaupun demikian, Irlandia harus bermain tanpa kapten dan playmaker Johnny Sexton yang absen karena masalah hamstring.

Lowe yang sebelumnya menyebut Sexton sang rekan satu timnya di Leinster sebagai 'polisi jahat' karena kritiknya yang blak-blakan terhadap rekan satu timnya yang berkinerja buruk, mengatakan fly-half berusia 35 tahun itu masih akan merasakan kehadirannya selama pekan ini.

"Siapa?" jawab Lowe, bercanda tentang apakah Irlandia akan merindukan Sexton.

"Kami hebat. Dia tidak mati, dia masih di dalam gedung, dia akan menghardik kita sepanjang pekan seperti yang selalu dia lakukan tapi itu karena dia benar-benar peduli."

"Dia emosional sekali soal tim ini."

Lowe, yang digembleng oleh pelatih kepala Irlandia Andy Farrell segera setelah dia memenuhi syarat di bawah aturan residensi tiga tahun, mengatakan dia akan mendengarkan dengan cermat setiap nasihat yang diberikan Sexton.

"Percayalah, dia akan ada di mana-mana di sekitar kamp pekan ini untuk memastikan kita semua tahu tugas kita," kata dia.

"Jelas dia pernah ke sana dan melakukannya, jadi dia orang yang tahu bagaimana melakukannya, jadi saya pasti akan berada di telinganya untuk berusaha mendapatkan beberapa keping emas, itu pasti."

Lowe nyaris tampil pada awal karirnya dengan bermain di Selandia Baru dalam level Tes melawan Samoa tetapi terpaksa mundur karena cedera bahu.

Dia mengaku setelah akhirnya naik ke level Tes dan berada di antara pemain-pemain internasional berpengalaman, "ada ketegangan yang mengerikan".

Lowe telah menunjukkan bahwa dia tak akan terintimidasi pada level Tes ketika didorong ke belakang pada awal pertandingan melawan Wales dan memberikan yang terbaik yang dia miliki.

"Saya rasa saya punya beban di di punggung saya," kata dia.

"Saya tak tahu apa yang terjadi, namun Anda harus menghadapi hal-hal semacam itu sedari awal.

"Ketika Anda mendapat kesempatan untuk benar-benar mendapatkan fisik dengan bola di tangan atau ditekel, saat itulah Anda bangkit."

"Tetapi pada akhirnya Anda tak akan mencapai level ini tanpa menjadi orang baik, yang pertama dan yang terpenting."

Dia mengatakan bergabung dengan pemain-pemain dari rival berat Leicester, yakni Munster, dalam skuad nasional juga membutuhkan adaptasi.

"Anda akan berbicara dengan 'Sexto' dan dia akan bilang, 'lihat, Peter O'Mahony adalah salah satu pemain terbaik yang pernah Anda temui, tunggu sampai Anda bertemu dengan dia," kata Lowe.

"Namun kemudian Anda bermain menghadapi dia dan, kawan, saya hanya ingin menumbangkan dia. Saya hanya ingin bersiul kepadanya."

"Tetapi itu semata karena dia mengenakan jersey merah dan sebenarnya dia adalah orang yang baik sekali."

pi/lp