Bintang MU Cristiano Ronaldo Pernah Ditipu Hingga Rp 4,8 Miliar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Manchester - Bintang Manchester United atau MU Cristiano Ronaldo kena tipu. Pelakunya seorang karyawan agen perjalanan Geostar bernama Maria Silva.

Surat kabar Portugal Jornal de Noticias seperti dikutip Ace Football mengabarkan kasus ini bermula dari kepercayaan Ronaldo kepada Maria. Pemenang Ballon d'Or lima kali itu mempercayakan detail kartu kredit dan kode pinnya kepada pria berusia 53 tahun tersebut.

Namun, Maria kemudian melanggar kepercayaan Ronaldo. Dia menarik dana sekitar 288 ribu euro atau Rp 4,8 miliar untuk mendanai hingga 200 perjalanan yang tidak pernah dilakukan superstar Portugal itu.

Penipuan itu terjadi antara Februari 2007 dan Juli 2010 di Portugal.

Agen Ronaldo juga tertipu

Striker Manchester United atau MU Cristiano Ronaldo dalam pertandingan Grup F Liga Champions melawan Young Boys di Stadion Wankdorf, Bern, 14 September 2021. (SEBASTIEN BOZON / AFP)
Striker Manchester United atau MU Cristiano Ronaldo dalam pertandingan Grup F Liga Champions melawan Young Boys di Stadion Wankdorf, Bern, 14 September 2021. (SEBASTIEN BOZON / AFP)

Tak hanya Ronaldo, Maria juga menggelapkan uang agen CR7, Jorge Mendes, serta perusahaannya, Gestifute dan Polaris. Mantan rekannya satu timnya di MU Luis Nani dan eks gelandang Everton Manuel Fernandes juga menjadi korban penipuan.

Mario dilaporkan membujuk Ronaldo dan klien lainnya agar mentransfer uang perjalanan ke rekening bank pribadinyam alih-alih rekening bisnis agen perjalanan yang diwakilinya.

Dihukum empat tahun

Ekspresi bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, pada laga kontra West Ham United di London Stadium pada duel Liga Inggris 2021/2022, Minggu (19/9/2021). (AP Photo/Ian Walton)
Ekspresi bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, pada laga kontra West Ham United di London Stadium pada duel Liga Inggris 2021/2022, Minggu (19/9/2021). (AP Photo/Ian Walton)

Ronaldo dan pengacaranya, Carlos Osorio de Castro, membuat laporan ke polisi di Porto pada 2011. Maria Silva kemudian mengaku bersalah di pengadilan atas penipuan dan pemalsuan.

Dia dijatuhi hukuman empat tahun masa percobaan pada Januari 2017. Tak hanya itu, dia juga masih membayar kembali restitusi setiap bulan dan menolak mengomentari laporan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel