Bisa Menyusui hingga Alami PMS, 6 Fakta Unik Tubuh Pria yang Jarang Diketahui

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tubuh pria menyembunyikan banyak kejutan di dalam dirinya.

Anehnya, keunikan tersebut jarang diketahui orang bahkan oleh kaum pria itu sendiri.

Keunikan yang ada di dalam tubuh pria tentu berbeda dengan yang terjadi di tubuh wanita.

Mulai dari kemampuan menyusui hingga pre-menstrual syndrome, berikut adalah 8 fakta soal tubuh pria yang jarang diketahui seperti dilansir dari laman Bright Side, Selasa (27/10/2020):

1. Alami Penuaan Lebih Lambat

Ilustrasi Pria Berjenggot (pixabay.com)
Ilustrasi Pria Berjenggot (pixabay.com)

Wajah seorang pria tampil lebih muda jauh lebih lama daripada wanita. Ini semua karena fakta bahwa kulit pria kehilangan konsentrasi kolagennya jauh lebih lambat seiring bertambahnya usia, yang berarti jauh lebih tahan terhadap kerutan dan kendur.

Namun, karena pria umumnya kurang merawat kulit wajah mereka dibandingkan wanita, mereka lebih rentan terhadap kondisi eksternal yang berbahaya sehingga dapat mengurangi keuntungan alami mereka dibandingkan wanita.

2. Kemampuan Menyusui

Ilustrasi baju bayi. (dok. Foto Irina Murza/Unsplash)
Ilustrasi baju bayi. (dok. Foto Irina Murza/Unsplash)

Pria juga memiliki kelenjar yang dapat menghasilkan susu. Tetapi produksinya merupakan kelainan bagi tubuh laki-laki.

Hal ini dapat terjadi bila terlalu banyak hormon prolaktin yang diproduksi.

Hal ini mungkin terjadi akibat dari jenis perawatan medis tertentu yang digunakan untuk merangsang jantung, masalah dengan kelenjar pituitari dan hipotalamus, penggunaan opioid, atau karena rasa lapar yang ekstrem.

3. Kerap Alami Kebotakan

ilustrasi botak  (sumber: iStockphoto)
ilustrasi botak (sumber: iStockphoto)

Banyak orang berpikir bahwa kecenderungan genetik untuk menjadi botak diwariskan secara eksklusif oleh kromosom X ibu, tetapi ini tidak sepenuhnya terjadi. Ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya.

Jika si ayah merupakan seorang pria yang botak, maka peluangnya untuk kehilangan rambut mencapai 60%.

Aktivitas hormon pria juga mempengaruhi folikel rambut sedemikian rupa sehingga tubuh secara bertahap kehilangan kemampuannya untuk menghasilkan rambut baru. Stres dan pola makan yang buruk juga secara signifikan meningkatkan risiko kebotakan.

4. Alami Pre-Menstrual Syndrome

Ilustrasi sakit perut. Image by Darko Djurin from Pixabay
Ilustrasi sakit perut. Image by Darko Djurin from Pixabay

Hal ini mungkin sangat mengejutkan bagi sebagian orang, tetapi 26% pria juga mengalami pre-menstrual syndrome atau kerap disebut PMS.

Selama periode ini, pria menjadi lebih sensitif , mudah tersinggung, lapar, bahkan bisa mengalami kram perut. Artinya, ia mengalami gejala yang persis sama seperti yang dialami wanita.

5. Miliki Kulit Tebal

Ilustrasi operasi plastik yang dilakukan oleh pria. (sumber: Earth.com)
Ilustrasi operasi plastik yang dilakukan oleh pria. (sumber: Earth.com)

Hormon testosteron pria membuat kulit pria lebih tebal. Perbedaannya mencapai sekitar 25% lebih tebal dari kulit wanita.

Namun seiring waktu, kulit pria menjadi lebih tipis sedangkan pada wanita ketebalannya tetap sama hingga menopause.

6. Fakta Soal Jakun Pria

Jakun menjadi satu hal paling akurat yang bisa membedakan antara seorang pria dan wanita.
Jakun menjadi satu hal paling akurat yang bisa membedakan antara seorang pria dan wanita.

Pernahkah Anda bertanya-tanya untuk apa fungsi jakun itu dan mengapa pria memiliki jakun yang lebih besar dari wanita? Wanita hanya memiliki tonjolan kecil di leher mereka yang terdiri dari tulang rawan tiroid, satu-satunya tujuannya adalah untuk melindungi pita suara.

Kartilago tiroid ini juga bertanggung jawab untuk nada suara yang lebih tinggi.

Selama masa remaja seseorang, sudutnya berkaitan dengan tulang rawan annular yang berubah, membentuk jakun dan di saat itulah pria mengalami pecah suara.

Sudut ini lebih kecil pada pria daripada wanita, membuat tonjolan lebih besar dan suara mereka lebih rendah.