Bisakah Pernikahan Tetap Bertahan Setelah Ketahuan Selingkuh? Begini Menurut Penelitian

Fimela.com, Jakarta Pernikahan yang sudah terlukai karena perselingkuhan memang rentan mengalami perpisahan, tapi nyatanya tak semua pernikahan yang mengalami perselingkuhan berujung pada perceraian.

Beberapa orang memilih mempertahankan hubungan, beberapa lainnya memutuskan berpisah. Tapi seberapa besar sebenarnya peluang bertahan setelah selingkuh? Sebuah penelitian menemukan bahwa ternyata persentasenya tak begitu besar.

Penelitian yang dilakukan Health Testing Centers menemukan bahwa sebagian besar orang yang mengetahui pasangannya selingkuh memilih berpisah atau tidak mempertahankan hubungan cintanya lagi.

Orang selingkuh rentan cerai

ilustrasi hasil curvei/copyright by Health Testing Centers

Survei yang melibatkan 441 dengan rentang usia 18-70 tahun ini menemukan bahwa sebesar 46,1% dari mereka mengaku pernah selingkuh, tak peduli laki-laki maupun perempuan meski memang sebagian besar yang mudah mengaku selingkuh adalah para pria.

Lalu bagaimana hubungan pernikahan setelah selingkuh? Penelitian menunjukkan bahwa sebesar 54,5% orang yang mengetahui pasangannya selingkuh memilih segera bercerai, sebanyak 30% dari mereka mencoba mempertahankan hubungan, meski pada akhirnya memutuskan cerai, dan hanya 15,6% dari mereka bertahan dan masih bersama.

Sekali lagi, jenis kelamin menentukan banyak hal. Sebesar 20% peselingkuh perempuan mampu mempertahankan hubungan cintanya, sedangkan hanya 10% peselingkuh laki-laki yang mampu memertahankan hubungan cinta. Dengan kata lain, pria lebih rentan tak dipercaya lagi ketika ketahuan selingkuh.

Jadi, apakah tetap bisa mempertahankan pernikahan setelah selingkuh. Jawabannya, bisa (meski peluangnya tidak besar). Bagaimana pun, banyak pertimbangan yang harus dipikirkan seseorang sebelum benar- benar memutuskan cerai ya Sahabat Fimela.

#ChangeMaker with Fimela