Bisnis Cicak Kering Asal Cirebon, Sukses Tembus Pasar China

Dian Lestari Ningsih, sentia971-104
·Bacaan 1 menit

VIVA – Cicak oleh sebagian orang di anggap sebagai hewan yang menjijikkan. Namun berbeda dengan wanita asal Cirebon ini, ia malah membuka bisnis cicak kering yang kini tembus pasar China dan sudah memiliki banyak omset.

Ia menjelaskan jika bisnis cicak kering ini merupakan usaha yang sudah dilakukan sejak turun temurun. Hal itu di mulai oleh ibunya sejak 16 tahun yang lalu. Sementara Ita mulai mengembangkan bisnis ini sejak setengah tahun yang lalu.

Ita mengatakan kepada Liputan6, Selasa (9/4), “Awalnya dari usahanya ibu, sudah 16 tahunan. Saya baru merintis sekitar setengah tahun. Awalnya ada permintaan. Dikirim ke Surabaya.” Sampai akhirnya usahanya ini dapat menembus pasar China.

Hal ini dikarenakan di China banyak di cari cicak untuk digunakan sebagai obat. Hal ini yang membuat cicak miliknya dapat menembus pasar China karena banyaknya permintaan. Cicak ini awalnya akan di ambil bagian tubuhnya kemudian digiling untuk dijadikan bahan baku obat. Satu bulan pengiriman biasanya 1 kwintal yang di bandrol dengan harga Rp 250.000 per kilogramnya.

Cicak yang di jual oleh Ita kebanyakan berasal dari Cirebon dan Jawa Tengah. Sebelum di jual, cicak melewati proses terlebih dahulu agar bisa dikeringkan kemudian dijual.

Dalam 1 bulan Ita mengaku mendapatkan omzet hingga 5 juta rupiah perbulannya. Ita berharap kedepannya bisnis ini akan semakin berkembang dan bisa di jual ke negara-negara lainnya.

Kita doakan saja agar kedepannya bisnis Ita dapat semakin berkembang. Dan bisa juga dijadikan contoh bagi masyarakat lainnya untuk dapat membuat bisnis yang kreatif.