Bisnis Start-up Mulai Berinovasi Melalui Media Sosial

Dian Lestari Ningsih, alitarsavira-465
·Bacaan 3 menit

VIVA – Dalam ekonomi global saat ini dan di zaman yang semakin canggih, teknologi internet juga menciptakan inovasi-inovasi baru seperti munculnya aplikasi sosial media yang mempunyai fungsi sebagai alat untuk seseorang dapat berkomunikasi.

Dengan teknologi dan sosial media, kita tidak hanya bisa bersosialisasi tetapi juga bisa menjalankan bisnis dengan lebih mudah. Baik itu dari segi manajemen, produksi, hingga jasa ekspedisi, tersedia berbagai platform yang dapat membantu bisnis berjalan dengan lebih lancar.

Media sosial sendiri memiliki pengaruh cukup besar bagi kegiatan pemasaran digital karena mampu untuk membangun dan menarik minat konsumen dan calon konsumen terhadap suatu produk, jasa, atau brand yang ditawarkan. Untuk mengelola media sosial dengan tujuan bisnis tentunya konten unggahan yang ditampilkan harus menjual.

Para pelaku bisnis harus memerhatikan cara pemilihan dan penyajian konten. Gambar, video, dan kata-kata yang akan diunggah harus tepat, menarik dan dapat mengundang feedback dari para konsumen atau calon konsumen.

Tujuan dari sebuah bisnis adalah mendapatkan keuntungan yang tinggi dengan cara yang lebih efektif dan efisien. Startup merupakan salah satu perusahaan digital yang mengutamakan kecepatan dan ketepatan dalam berbisnis, start-up dirancang untuk menemukan model bisnis yang tepat dapat berulang dan berskala.

Bisnis start-up mampu menumbuhkan dan menciptakan peluang baru bagi para generasi muda, khususnya yang bersedia untuk beradaptasi dan mengubah model pasar tradisional ke pasar virtual.

Model bisnis lama yang mulai berubah ke model bisnis online (start-up) dimana inventaris digantikan oleh informasi dan produk digital menggantikan barang fisik. Saat ini banyak bermunculan bisnis start-up yang menjadikan social media sebagai salah satu tempat untuk meningkatkan performa pemasaran digital, yakni dengan cara One Time Set-up dan Daily Engagement.

One Time Set-up berkaitan dengan cara startup mematangkan identitas berkaitan dengan brand atau merek produknya. Identitas startup di media sosial harus kuat, bahkan harus dihubungkan untuk setiap aktivitas yang dilakukan.

Penguatan tersebut bisa dilakukan melalui optimasi laman profil ataupun konten yang dipublikasikan. Sedangkan Daily Engagement berkaitan dengan bagaimana media sosial dapat menjadi medium berkomunikasi antara startup dengan konsumennya.

Semakin banyak perbincangan yang terjadi, maka skor untuk Daily Engagement semakin bagus. Bagian terpenting di sini ialah konteks, tentang konsistensi konten dan strategi media sosial dalam memberikan pesan yang sesuai dan bermanfaat bagi para pengikut di media sosial. Setiap posting di media sosial akan memiliki nilai yang disebut Rate Impressions.

Walaupun teknologi sudah berkembang sangat pesat dan bisnis telah memiliki investasi yang cukup untuk menopang jalannya usaha dalam hal ini teknologi yang sangat memadai.

Namun bagi beberapa pemilik usaha digital masih terus mencoba berbagai metode yang paling efektif untuk menyalurkan pengetahuan, memanfaatkana dan untuk memastikan bahwa pengguna pengetahuan tersebut saling berbagi pengetahuan.

Inovasi dan kreativitas beberapa hal yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan menciptakan sesuatu hal dalam hal ide-ide kreatif dalam bisnis start-up. Wirausaha digital muda cenderung mampu mengembangkan ide dan menciptakan peluang sendiri, keunggulan wirausaha muda ada pada pengetahuan dalam hal teknologi yang selalu update.

Berdasarkan beberapa hal dalam pengembangan pengetahuan bisnis start-up, ada hal yang harus dilakukan dalam kegiatan pemasaran digital startup untuk mencapai target pasar dan mengantisipasi persaingan.

Yaitu pendistribusian informasi dengan menggunakan berbagai media digital untuk menyebarluaskan atau mendistribusikan berbagai hal yang terkait dengan bisnis digital yang dijalankan.

Pemilik usaha digital harus mampu mengembangkan metode yang sesuai dengan bekal pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki menyediakan konten dan format tertentu untuk mencapai target pasar.

Dengan tetap terus memaksimalkan penggunaan media sosial untuk meraih tujuan tanpa harus menghabiskan kas dana perusahaan. Pastikan tetap update dengan tren media sosial terbaru dan rajinlah mencari inovasi-inovasi terbaru untuk menyokong jalannya perusahaan.

Banyak pelanggan potensial yang masih belum terjamah dengan konten digital yang disebarluaskan. Para wirausahawan muda tentunya paham mengenai metode agar para konsumen potensial mampu terjaring dengan ketatnya persaingan bisnis digital.