Bisnis 'Tidur Bersama' di Jepang, Sebulan Bisa Raup Rp 83 Juta

Jumat (8/2/2013).

Bukan soal main seks dan biaya, yang menjadi perhatian khusus polisi adalah mempekerjakan gadis-gadis di bawah usia dewasa. Bahkan ada yang berusia 15 tahun sebanyak empat orang bekerja di tempat demikian, jelas melanggar undang-undang apa pun yang ada di Jepang. Itulah sebabnya, Kamis (7/1/2013), sebanyak empat tempat "tidur bersama" digerebek polisi Tokyo dan disegel. Manajernya ditangkap dan pasti akan kena denda jutaan yen dan atau masuk penjara.

Empat tempat tersebut adalah "Furiru, Cherry Girl, Shibuya 108 Rifure, dan Hokaato Rifure22. Semua tempat berada di Tokyo yaitu di Kanda, Shibuya, Dogenzaka dan Higashi Ikebukuro.

Bulan lalu padahal polisi juga telah menggerebek 17 tempat lainnya yang melayani hal serupa. Biaya masuk tempat hiburan itu 3,000 yen (Rp 314 ribu). Ditambah tarif lain, misalnya sekali memeluk, cukup lima menit sebesar 1,000 yen, menyentuh (mengelus) wajah juga tarif sama. Sekali mencium 3000 yen, blow-jobs 6.000 yen (Rp 628 ribu), dan sebagainya. Pada dasarnya course 30 menit sekali kunjungan. Diperpanjang bayar lagi. Tambah lama komisi buat gadis juga tambah besar.

Menurut majalah Nikkan Gendai, anak-anak gadis yang bekerja di sana, setelah bekerja dua atau tiga tahun, di mana sekali bekerja, sehari mungkin bisa dapat 6000 yen, maka dalam kurun waktu beberapa tahun biasanya mereka kaya raya, "Itulah sebabnya banyak anak-anak di bawah umur yang melakukan tersebut agar cepat kaya raya," ungkap seorang staf di tempat "tidur bersama" itu.
 
Saat penggerebekan tersebut, berhasil diciduk sedikitnya 115 karyawan wanita,  76 orang ternyata di masih di bawah usia.Tempat semacam ini semakin menjamur akhir-akhir ini di Jepang dan diperkirakan bisa mencapai ratusan tempat tersebar di berbagai wilayah.

Penyebaran info pun melalui media sosial termasuk pula sistem LINE antar HP yang ada di Jepang. Jadi tidak melalui iklan di koran ada media massa umum.

  • Rangkaian Bom Tewaskan 26 Orang di Irak
  • 100 Milisi Pemberontak Mali Tewas Diberondong
  • Menghina Emir Kuwait di Twitter, Ajmi Diganjar Lima…
  • Pesawat Tempur Prancis Hujani Milisi Mali dengan Rudal
  • Andri Ansari Selamat dari Teroris Aljazair Setelah Ucapkan…

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.