Bitcoin Makin Populer, Kenali Penyimpanan dan Risikonya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bitcoin kini makin dikenal dan mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak setelah bertahun-tahun tampaknya orang skeptis terhadap bitcoin. Pada pekan ini, Tesla mengumumkan akan segera menggunakan bitcoin sebagai pembayaran untuk kendaraannya.

Selain itu, Tesla juga membeli bitcoin senilai USD 1,5 miliar untuk alternatif investasi selain dana tunai. Sementara itu, Uben dan Mastercard juga berencana untuk menerima bitcoin. BNY Mellon, salah satu bank tertua di Amerika Serikat juga mengumumkan membentuk unit aset digital.

Jika Anda selama ini mengabaikan bitcoin karena berpikir itu mungkin hanya tren keuangan, mungkin ini mulai saatnya memperhatikan mengenai bitcoin.

Berikut hal yang perlu diketahui tentang bitcoin seperti dilansir dari CNN, Minggu, (14/2/2021):

Apa Itu Bitcoin?

Bitcoin - Image by Benjamin Nelan from Pixabay
Bitcoin - Image by Benjamin Nelan from Pixabay

Bitcoin merupakan mata uang krip yang dibuat pada 2009 oleh orang tak dikenal menggunakan nama Satoshi Nakamoto. Transaksi bersifat anonim dan dilakukan tanpa broker dan perantara.

Anda tidak dapat menggunakan bitcoin secara fisik karena ini mata uang digital. Selain itu terdesentralisasi, yang artinya tidak dapat dikendalikan oleh bank dan pemerintah.

Saat ini bitcoin digunakan dari mana saja dari Overstock.com hingga PayPal. Banyak orang melihat bitcoin sebagai investasi. Bitcoin telah mencapai level tertinggi sepanjang masa mencapai USD 49.000.

Di Mana Dapat Beli Bitcoin?

Bitcoin - Image by MichaelWuensch from Pixabay
Bitcoin - Image by MichaelWuensch from Pixabay

Bitcoin merupakan 100 persen digital. Pasar yang disebut “bitcoin exchanges” memungkinkan orang untuk membeli dan menjual bitcoin menggunakan mata uang tradisional berbeda. Coinbase termasuk bursa terkemuka bersama Coinmama, CEX.ICO dan Gemini sebagai tempat transaksi bitcoin.

Di Mana Dapat Simpan Bitcoin?

Bitcoin - Image by mohamed Hassan from Pixabay
Bitcoin - Image by mohamed Hassan from Pixabay

Bitcoin disimpan dalam dompet digital baik di cloud dan komputer. Ini seperti memiliki rekening bank virtual. Akan tetapi, tidak seperti rekening bank, bitcoin yang disimpan tidak diasuransikan oleh FDIC.

Lalu Apa Hubungannya dengan Elon Musk?

CEO Tesla, Elon Musk, memperkenalkan Cybertruck di studio desain Tesla di Hawthorne, California (21/11/2019). Elon musk mengambil pasar truk pickup yang keras dengan kendaraan listrik terbarunya. (AP Photo/Ringo H.W. Chiu)
CEO Tesla, Elon Musk, memperkenalkan Cybertruck di studio desain Tesla di Hawthorne, California (21/11/2019). Elon musk mengambil pasar truk pickup yang keras dengan kendaraan listrik terbarunya. (AP Photo/Ringo H.W. Chiu)

CEO Tesla Elon Musk mendukung mata uang digital bitcoin sehingga membuat harga bitcoin melonjak. “Saya pikir (bitcoin-red) berada di ambang penerimaan yang luas oleh orang-orang,” ujar Musk dalam wawancara dengan Clubhouse. Kemudian Tesla mengumumkan kalau perseroan membeli bitcoin senilai USD 1,5 miliar.

Apakah Bitcoin Aman?

Bitcoin - Image by Allan Lau from Pixabay
Bitcoin - Image by Allan Lau from Pixabay

Mata uang kripto sangat mudah berubah, dan sangat berisiko. Misalkan pada Januari, nilai bitcoin naik menjadi USD 42.000 turun menjadi USD 30.000. Lalu naik lagi menjadi USD 40.000 semua terjadi dalam satu minggu.

Kemudian ada risiko lainnya seperti server yang diretas, file yang terhapus, dan kata sandi yang hilang sehingga dana dapat hilang selamanya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini