Bivouac kebanjiran, Dakar 2022 batalkan maraton untuk etape 2 dan 3

·Bacaan 3 menit

Penyelenggara Reli Dakar 2022 pada Minggu membatalkan peraturan maraton untuk etape dua dan tiga setelah hujan lebat mengguyur Arab Saudi dan membanjiri area penginapan para kru dan pebalap.

Setelah menyelesaikan prolog dan etape pertama di Ha'il pada Minggu, para pebalap dijadwalkan untuk menjalani dua hari etape maraton di mana mereka harus mandiri dan tidak diperbolehkan menerima bantuan dari anggota tim mereka.

Akan tetapi, Ha'il dan bagian utara Arab Saudi dilanda hujan lebat pada Sabtu siang sehingga bivouac, di mana kompetitor bermalam di tenda tanpa mekanik mereka untuk Senin malam, kebanjiran.

ASO, selaku panitia penyelenggara, seperti dilansir motorsport.com, telah memutuskan untuk menjadikan etape 2 dan 3 sebagai etape normal yang memungkinkan pebalap menerima bantuan dari luar di setiap akhir etape.

Sebagai dampaknya, special stage setiap etape tidak mengalami perubahan, namun rute liaison kedua, yang semula finis di Al Artawiyah akan berganti titik akhir di bivouac Al Qaisumah, terletak 100km dari Kuwait.

Etape 2 dengan special stage sejauh 338km akan menyajikan jajaran gunung pasir yang menantang para kompetitor untuk pertama kalinya di Dakar tahun ini.



Sejumlah pabrikan dan peserta sebelumnya sempat mengeluhkan soal posisi etape maraton yang digelar di awal kompetisi, yang belum pernah terjadi di dalam sejarah penyelenggaraan Dakar.

Namun, ketua ASO David Castera menjelaskan penjadwalan maraton yang lebih dini itu karena alasan logistik.

Baca juga: Al-Attiyah menangi etape pertama Dakar, Peterhansel kecelakaan

Setelah meraih dua kemenangan di prolog (1A) dan etape 1B, Juara Dakar tiga kali Nasser Al-Attiyah akan menuju etape 2 dengan keunggulan 12 menit 44 detik atas juara dunia reli sembilan kali Sebastian Loeb di kategori mobil.

Sementara itu, juara bertahan Stephane Peterhansel mengalami kecelakaan dan mendapati kerusakan suspensi di mobil hybrid Audi RS Q e-tron setelah km121.

Juara dakar 14 kali itu dan co-pilotnya Edouard Boulanger tidak mengalami cedera dalam kecelakaan tersebut. Insiden itu sekaligus memupuskan harapan Peterhansel untuk merengkuh titel Dakar ke-15 kalinya.

Namun, dikabarkan Peterhansel akan tetap berpartisipasi di reli itu selama yang ia bisa untuk meneruskan pengembangan powertrain elektrik mobil Audi yang untuk pertama kalinya turun di Dakar.

Rekan satu timnya, Carlos Sainz, yang sama-sama debut berseragam Audi tahun ini juga gagal bersinar setelah tersesat mendekati km 250.

Pereli berjuluk El Matador itu kehilangan cukup banyak waktu hingga finis peringkat ke-27 terpaut dua jam tujuh menit dari Al-Attiyah.

Baca juga: Sanders perlebar jarak dari Quintanilla setelah Etape 1 Reli Dakar

Di kategori sepeda motor, pebalap tim GasGas Daniel Sanders mendominasi etape 1B Reli Dakar 2022 di Ha'il pada Minggu untuk mengklaim kemenangan etape kedua kalinya dalam karier untuk memperlebar jarak sebagai pemuncak klasemen umum sementara.

Kemenangan itu membuat Sanders mengantongi margin tiga menit dari pebalap Chile Pablo Quintanilla dari tim Honda dan 11 menit enam detik dari Matthias Walkner, juara 2018, dari tim KTM.

Juara bertahan dari tim KTM Kevin Benavides menempati peringkat ke-12 dengan gap 36 menit 22 detik setelah kehilangan waktu berharga di etape hari ini.

Pebalap andalan lainnya dari tim KTM, Toby Price juga mengalami hari buruk setelah juara dua kali Dakar itu mengakhiri etape pertama di peringkat ke-22 klasemen sementara, tertinggal 47 menit delapan detik.

Baca juga: Al-Attiyah tercepat etape prolog Dakar 2022
Baca juga: Ketenangan kunci Loeb hadapi Reli Dakar 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel