BJ Habibie Beri Masukan Dahlan Mengenai PT DI

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO , Jakarta:Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan pertemuannya dengan Mantan Presiden BJ Habibie sebagai upaya menggali kembali ide-ide pakar teknologi Indonesia untuk memajukan industri BUMN, Kamis 22 November 2012. Dalam pertemuan ini, Dahlan terinspirasi menghidupkan kembali PT Dirgantara Indonesia.

Usai bertemu dua jam dengan BJ Habibie, yang juga pakar teknologi, Dahlan langsung memberikan penjelasan atas hasilnya. Dahlan terinspirasi memajukan kembali PT Dirgantara Indonesia. Mantan Presiden yang juga pendiri PT DI tidak ingin industri teknologi pesawat terbang meredup.

"Pertama, menurut Beliau untuk mengembangkan PT DI perbedaannya dengan dulu adalah market driven dimana dorongan pasar harus ditangkap, dulu kan belum ada pasarnya," kata Dahlan. "Kedua PT DI tidak membutuhkan modal terlalu banyak, hanya U$D 500 juta, dengan itu kita sudah bisa buat teknologi pesawat M-250."

Dahlan menyayangkan pandangan BJ Habibie dua puluh tahun lalu tidak dimanfaatkan oleh negara. Saat ini semua pesawat regional milik Indonesia merupakan buatan luar negeri yang merupakan ide-ide BJ Habibie. Namun, dalam pertemuan singkat itu, Dahlan belum membahas lebih jauh langkah-langkah untuk memajukan kembali PT DI.

FIONA PUTRI HASYIM

Baca juga:

Bahan Baku Jamu 90 Persen dari Dalam Negeri

Subsidi Listrik Dipotong Rp 11,8 Triliun

PLN Setuju Listrik Naik

14 Seri Bus Mercedes-Benz Dirakit di Indonesia  

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...