BKD Lamongan Catat 478 Peserta Lulus Seleksi Penerimaan CPNS 2019

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lamongan umumkan ada 478 peserta yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019 dari total 7.800 pelamar yang terdaftar.

"Dari 490 formasi yang kita terima, yang lolos 478 orang. Jadi ada 12 formasi yang tidak terisi," kata Bambang Hadjar, Kepala BKD Lamongan, Senin (2/10/2020).

Bambang menuturkan, 12 formasi yang tidak terisi tersebut seluruhnya dari tenaga kesehatan. Sedangkan untuk formasi lain, seperti tenaga pendidikan dan tenaga teknis telah terisi semua.

Bagi peserta yang telah lolos seleksi akhir, tahap selanjutnya adalah pemberkasan secara online dengan mengakses sscn.bkn.id.

Sementara terkait kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lamongan, Bambang menyebut masih terdapat kekurangan sekitar 1.500 ASN.

"Jumlah ASN saat ini 8,677, kalau kita butuh sekitar 10 ribuan. Berarti kurangnya ya 1.500-an itu," kata Bambang.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Ajukan 555 Formasi pada 2021

Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. (Juni Kriswanto/AFP)
Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. (Juni Kriswanto/AFP)

Untuk mengisi kekurangan ASN tersebut, kata Bambang, BKD Lamongan telah mengusulkan sebanyak 555 formasi untuk seleksi CPNS 2021 mendatang.

"CPNS tahun 2019 ini ada 478. Tahun depan 555, barusan kita usulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB)," ujar Bambang.

Simak berita menarik dari Times Indonesia di sini

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini