BKKBN Babel: 21 Tahun Usia Ideal Menikah

Pangkalpinang (ANTARA) - Kepala Sub Bidang Advokasi Komunikasi Informasi dan Edukasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Yudi Rafani mengatakan, usia ideal untuk menikah bagi pria maupun perempuan adalah di atas 21 tahun.

"Usia ideal untuk menikah bagi pria maupun perempuan adalah di atas 21 tahun karena pada usia tersebut mereka dinilai telah siap secara fisik dan mental," kata Yudi di Pangkalpinang, Senin.

Yudi menjelaskan secara fisik, manusia di atas 21 tahun, khususnya perempuan, telah memiliki alat-alat reproduksi yang matang sehingga akan mengurangi risiko kematian ibu dan bayi.

"Ada beberapa risiko dampak kehamilan di usia muda antara lain keguguran, persalinan prematur, keracunan kehamilan atau `gestosis` yakni kombinasi keadaan alat reproduksi yang belum siap hamil dan anemia," kata Yudi.

Selain itu, Yudi menjelaskan tingkat kemungkinan kematian ibu sangat tinggi karena beberapa faktor antara lain pendarahan.

"Pada usia belia di mana organ reproduksi belum siap, perdarahan pada saat melahirkan antara lain disebabkan karena otot rahim yang terlalu lemah," kata dia.

Lebih lanjut, Yudi memaparkan pada usia 21 tahun umumnya seseorang telah menyelesaikan pendidikan setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sehingga dapat dapat berpikir secara logis dan bekerja dengan penghasilan yang layak.

"Selain itu, mereka tidak kehilangan masa remaja dan generasi-generasi setelah itu tidak memiliki `mind set` untuk menikah muda juga," kata dia.

Di wilayah Babel sendiri, Yudi mengungkapkan rata-rata usia pernikahan adalah 19 tahun.

"Di Babel pernikahan dini di bawah 19 tahun masih banyak ditemukan, jika menikah di usia 19 atau di bawah itu, maka mental mereka belum siap, mereka belum paham soal tumbuh kembang bayi dan pemberian gizi yang baik, bagaimana bangsa ini mau maju kalau generasi mudanya dibesarkan tanpa konsep yang baik," kata dia.

Oleh karena itu, guna memberikan sosialisasi mengenai bahaya pernikahan dini tersebut, BKKBN Babel meluncurkan program Pusat Informasi dan Konsultasi (PIK) Remaja.

"PIK Remaja adalah sebuah komunitas konseling yang ada di sekolah-sekolah di seluruh Babel, konsultan-nya dari para remaja sehingga mereka bisa lebih terbuka membicarakan masalah mereka," kata dia.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.